Lurah Paya Pasir di Kota Medan, Sumatera Utara, Syerly, akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada publik setelah video dirinya yang dinilai mengejek keluhan warga menjadi viral di media sosial. Insiden tersebut memicu reaksi keras dari netizen yang mendesak agar sang lurah segera dicopot dari jabatannya. Kejadian ini berlangsung di sela-sela kunjungan Wali Kota Medan, Rico Waas, yang tengah meninjau proyek perbaikan jalan di kawasan tersebut.
Peristiwa bermula saat seorang warga bernama Ulfa menyampaikan keluhannya secara langsung kepada Wali Kota Rico Waas mengenai kondisi keamanan di Jalan Paya Pasir. Warga tersebut mengungkapkan kekhawatirannya terkait minimnya lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang membuat kawasan itu menjadi gelap gulita pada malam hari dan rawan terhadap aksi kriminalitas, khususnya begal. Dalam keluhannya, warga tersebut bahkan mengaku harus merogoh kocek pribadi untuk memasang empat tiang lampu secara mandiri demi menerangi jalan di sekitar tempat tinggalnya.








