apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

KSAU dan Kepala Staf Angkatan Udara Australia Lakukan Terbang Formasi di Darwin

Nyaring AranDiterbitkan 6 Agu 2026 - 17.01 路 4 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KSAU dan Kepala Staf Angkatan Udara Australia Lakukan Terbang Formasi di Darwin
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Detasemen dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) secara resmi telah bertolak dari Pangkalan TNI AU El Tari yang berlokasi di Kupang pada tanggal 16 Juli. Keberangkatan seluruh tim udara dan detasemen ini dilaksanakan di bawah komando langsung dari Marsekal Pertama Somad. Perjalanan ini dilakukan menuju Australia untuk berpartisipasi dalam sebuah latihan perang udara multinasional berskala besar yang diselenggarakan oleh pihak Australia. Latihan perang udara tersebut dijadwalkan berlangsung mulai dari tanggal 20 Juli hingga tanggal 7 Agustus 2025.

Untuk mengikuti rangkaian latihan perang udara multinasional tersebut, Indonesia telah mengerahkan kekuatan udaranya secara maksimal. Kekuatan militer yang dikirimkan oleh Indonesia terdiri atas empat unit jet tempur jenis T-50i Golden Eagle dan satu unit pesawat angkut jenis C-130 Hercules. Latihan yang digelar di Australia ini merupakan sebuah latihan militer dua tahunan yang mempertemukan berbagai macam pesawat militer serta personel militer dari 20 negara yang berbeda di seluruh dunia.

Marsekal Pertama Somad memberikan penjelasan mengenai pentingnya keikutsertaan Indonesia dalam kegiatan latihan berskala besar ini. Menurut pernyataan Marsekal Pertama Somad, partisipasi aktif dalam latihan militer ini memungkinkan para penerbang tempur dari Indonesia untuk mempraktikkan taktik operasi gabungan secara langsung. Selain itu, para pilot tempur juga dapat melatih manuver taktis serta menjalankan berbagai skenario strategis bersama dengan tim pertahanan udara yang berasal dari negara-negara peserta lainnya.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Di tengah-tengah pelaksanaan latihan udara multinasional tersebut, sebuah momen penting terjadi di atas wilayah udara Darwin, Australia, tepatnya pada hari Selasa (4/8). Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono bersama dengan Kepala Angkatan Udara Australia (CAF) Marsekal Stephen Chappell melaksanakan sebuah penerbangan formasi gabungan. Penerbangan bersama ini menjadi sebuah simbol yang sangat kuat bagi hubungan pertahanan yang terjalin antara negara Indonesia dan Australia selama pelaksanaan gelaran Latihan Pitch Black 2026.

Dalam pelaksanaan penerbangan formasi gabungan tersebut, Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono mengudara dengan bertindak sebagai penumpang di dalam salah satu jet tempur T-50i Golden Eagle milik TNI AU. Jet tempur T-50i Golden Eagle yang membawa KSAU tersebut dikemudikan secara langsung oleh Komandan Skadron Udara 15, yaitu Letkol Pnb Kurniadi Sukmo Djatmiko. Di saat yang sama, Marsekal Stephen Chappell menerbangkan jet tempur F/A-18 Hornet milik Angkatan Udara Australia (RAAF) secara paralel untuk mendampingi penerbangan tersebut.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Pihak pejabat pertahanan dari kedua negara mengonfirmasi bahwa seluruh manuver udara yang dilakukan selama penerbangan formasi gabungan tersebut telah mematuhi protokol keselamatan yang berlaku dengan sangat ketat. Seluruh rangkaian kegiatan terbang bersama di atas langit Darwin tersebut dapat berlangsung dengan aman dan lancar tanpa adanya insiden apa pun. Pernyataan serta tanggapan resmi mengenai penerbangan formasi ini kemudian dibagikan oleh pihak TNI AU dalam sebuah keterangan resmi yang dirilis pada hari Rabu (5/8).

Dalam keterangan resmi yang dirilis oleh pihak TNI AU tersebut, Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono menyatakan bahwa penerbangan formasi gabungan yang mereka lakukan adalah sebuah simbol sederhana, namun memiliki arti yang sangat mendalam bagi hubungan antara kedua angkatan udara tersebut. Selain itu, latihan bersama ini juga menegaskan kembali komitmen kuat dari kedua negara, baik Indonesia maupun Australia, terhadap stabilitas kawasan serta peningkatan interoperabilitas strategis di seluruh wilayah Indo-Pasifik.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

TNI AUMiliterLatihan Pitch BlackHubungan Indonesia Australia

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap