apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Kronologi Penemuan Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso yang Tewas Terjatuh

Domu TobingDiterbitkan 5 Agu 2026 - 23.50 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kronologi Penemuan Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso yang Tewas Terjatuh
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Bagaimana sebenarnya kronologi hilangnya dua pendaki di Gunung Piramid, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia? Pertanyaan ini terjawab setelah Tim SAR Gabungan berhasil menemukan lokasi kedua korban pada Selasa sore, 4 Agustus 2026. Operasi pencarian intensif yang melibatkan berbagai unsur SAR akhirnya mengungkap rangkaian peristiwa sejak awal pendakian hingga titik terakhir kedua korban ditemukan di lereng yang sangat terjal.

Peristiwa ini bermula pada Minggu pagi, 2 Agustus 2026, sekitar pukul 07.00 WIB. Korban yang kemudian diidentifikasi sebagai Maliya Finda, seorang warga Surabaya berusia 51 tahun, dan Irfan Nasrul Laili, seorang pemandu lokal berusia 35 tahun, memulai pendakian mereka. Keduanya berangkat dari pos pendakian atau basecamp yang terletak di Dusun Tegal Tengah, Desa/Kecamatan Curahdami. Sebelum mendaki, mereka sempat menitipkan satu unit sepeda motor Yamaha NMAX berwarna merah dengan nomor polisi P 2938 ES di salah satu rumah warga setempat.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Tantangan cuaca mulai membayangi perjalanan mereka tak lama setelah keberangkatan. Sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB, kabut tebal dilaporkan mulai menyelimuti jalur pendakian Gunung Piramid. Meskipun kondisi cuaca memburuk, jejak keberadaan kedua pendaki di area jalur menuju puncak gunung masih sempat terpantau oleh warga sekitar pada pukul 14.00 WIB. Setelah waktu tersebut, tidak ada lagi kontak atau laporan visual mengenai keberadaan mereka.

Baca Juga

Kemendagri Godok Formulasi DAU untuk Bantu Pemda yang Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Kemendagri Godok Formulasi DAU untuk Bantu Pemda yang Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Secara umum, durasi normal untuk pendakian tanpa bermalam atau sistem tektok di Gunung Piramid hanya membutuhkan waktu sekitar 8 jam. Kecurigaan warga setempat mulai menguat ketika kedua pendaki tidak kunjung kembali hingga keesokan harinya. Pada Senin, 3 Agustus 2026, pukul 17.30 WIB, sepeda motor Yamaha NMAX milik korban diketahui masih terparkir di rumah warga dan belum juga diambil. Kondisi inilah yang memicu diluncurkannya Operasi SAR Gabungan secara resmi.

Penyisiran awal langsung dimulai pada Senin sore hingga malam hari dengan mengerahkan sekitar 20 personel. Tim awal ini fokus menyisir radius 500 meter dari Pos 3 (Monumen Torik) menuju ke arah kawasan Punggung Naga. Upaya pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Selasa, 4 Agustus 2026. Pada pukul 12.13 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan posisi kedua korban pada koordinat 08°36′00,22″ LS - 114°14′38,30″ BT.

Kedua korban ditemukan di lereng terjal dengan derajat kemiringan sekitar 40 derajat. Lokasi penemuan jasad tersebut berada sekitar 170 meter dari titik yang diperkirakan menjadi lokasi awal jatuhnya korban. Setelah penemuan tersebut, petugas langsung melakukan penanganan awal dan berhasil membungkus jenazah menggunakan perlengkapan evakuasi pada pukul 16.00 WIB.

Baca Juga

Samsat Keliling Hadir di 14 Wilayah Jadetabek Hari Ini, Simak Syarat dan Alternatif Layanannya

Samsat Keliling Hadir di 14 Wilayah Jadetabek Hari Ini, Simak Syarat dan Alternatif Layanannya

Meski posisi korban telah diamankan, proses evakuasi tidak dapat langsung diselesaikan pada Selasa malam. Dantim Operasi SAR, S. Jefriyanzah Putra Pratama, menjelaskan bahwa kendala utama yang dihadapi di lapangan adalah cuaca berkabut tebal serta kerumitan dalam proses pemasangan sistem jangkar (anchor system) untuk mengangkat (lifting) jenazah dari jurang. Karena kondisi yang sudah gelap, proses evakuasi diputuskan untuk ditunda dan dilanjutkan pada Rabu pagi.

Untuk menuntaskan proses evakuasi ini, Tim SAR Gabungan membagi puluhan personel dari berbagai instansi—seperti Basarnas, Pos SAR Jember, Kantor SAR Banyuwangi, BPBD Bondowoso, TNI, Polri, Brimob, PMI, APGI, hingga Wanadri—menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). Salah satu unit tersebut ditugaskan khusus untuk melakukan evakuasi secara estafet dari Pos 1 hingga jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BondowosoPendaki GunungGunung PiramidEvakuasi SAR

Berita Terbaru Lainnya

Sinyal Ekspansi Manufaktur Juli 2026, Mampukah Industri Kembali Menyerap Banyak Tenaga Kerja?Kemendagri Godok Formulasi DAU untuk Bantu Pemda yang Kesulitan Bayar Gaji PPPKSidang Antimonopoli Akuisisi Paramount-WBD Ditunda ke 2027, Denda Keterlambatan MembengkakSamsat Keliling Hadir di 14 Wilayah Jadetabek Hari Ini, Simak Syarat dan Alternatif LayanannyaKejagung Ungkap Empat Perusahaan Don Ritto yang Diduga Jadi Tempat Pencucian Uang FebriePengecoran Jalan Raya Bogor Arah Pasar Rebo Picu Kemacetan Pagi IniPolisi Usut Aksi Perekaman Diam-Diam terhadap Usher GIIAS 2026KPK Tahan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

Kesehatan

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

30 Jul 2026

🔥

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan · 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum · 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News · 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi · 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi · 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap