apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Kronologi Pembunuhan di Cipayung Depok, Pelaku Mengaku Terlibat Pertikaian Sebelum Mutilasi Korban

Andi TobanDiterbitkan 6 Agu 2026 - 20.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kronologi Pembunuhan di Cipayung Depok, Pelaku Mengaku Terlibat Pertikaian Sebelum Mutilasi Korban
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Kasus dugaan pembunuhan disertai mutilasi yang terjadi di kawasan Cipayung, Kota Depok, mulai menemui titik terang setelah pelaku membeberkan kronologi peristiwa di dalam rumah kontrakan tersebut. Tersangka yang diketahui bernama Saepullah, atau biasa disapa SA alias S, kini telah diamankan oleh pihak kepolisian. Penangkapan terhadap tersangka dilakukan oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya guna mempertanggungjawabkan perbuatan sadisnya tersebut. Kejadian tragis ini berlangsung di sebuah rumah kontrakan dua lantai yang terletak di kawasan Jalan Belimbing, Cipayung, Depok.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Berdasarkan pengakuan tersangka, peristiwa berdarah ini bermula dari pertemuan biasa di kediamannya. Saepullah mengaku bahwa pada awalnya ia hanya mengundang korban untuk datang ke rumah kontrakannya tersebut. Motif undangan itu diklaim hanya untuk menemani dirinya mengobrol dan menghabiskan waktu bersama. Alasan SA mengajak korban tidak lain karena ia merasa kesepian setelah teman yang biasa tinggal bersamanya di kontrakan tersebut sudah tidak lagi menetap di sana. Karena tinggal seorang diri, tersangka akhirnya memutuskan untuk memanggil korban agar ada teman berbicara.

Namun, suasana santai tersebut segera berubah menjadi ketegangan fisik yang berujung maut. Menurut penuturan SA kepada pihak penyidik, perselisihan bermula ketika korban secara tiba-tiba menyentuh bagian tubuhnya. Merasa tidak nyaman dengan tindakan tersebut, SA pun langsung memberontak dan mencoba melepaskan diri. Tindakan penolakan dari tersangka rupanya memicu kemarahan korban. SA mengklaim bahwa korban kemudian menampar dirinya. Situasi semakin memanas hingga terjadi kontak fisik yang lebih keras, di mana korban mendorong tersangka hingga terjatuh dari tangga rumah kontrakan dua lantai tersebut.

Baca Juga

KemenP2MI Targetkan Penempatan 500 Ribu Tenaga Kerja Lewat Program SMK Go Global

KemenP2MI Targetkan Penempatan 500 Ribu Tenaga Kerja Lewat Program SMK Go Global

Setelah terjatuh dari tangga, emosi tersangka SA tersulut hebat. Ia kemudian bergegas menuju ke area dapur di lantai bawah untuk mengambil sebilah pisau. Dengan senjata tajam di tangannya, SA kembali menghampiri korban dan langsung melayangkan tusukan ke arah bagian perut korban. Tusukan pertama tersebut rupanya tidak langsung menghentikan perlawanan korban. Dalam kondisi terluka, korban masih berupaya untuk membela diri dengan cara menendang dan memberontak guna melepaskan diri dari cengkeraman pelaku.

Melihat korban yang masih terus memberikan perlawanan, amarah SA kian memuncak. Tersangka yang sudah gelap mata kemudian memegang bagian kepala korban untuk menghentikan gerakannya. Tanpa ragu, SA langsung menggorok leher korban hingga korban tidak bernyawa lagi. Tindakan keji ini menjadi awal dari rangkaian peristiwa pembunuhan dan mutilasi yang kini sedang diselidiki secara mendalam oleh pihak kepolisian. Pengakuan mengejutkan ini disampaikan langsung oleh tersangka saat menjalani proses pemeriksaan oleh tim penyidik.

Baca Juga

Universitas Terbuka Kukuhkan Enam Profesor Baru untuk Akselerasi World Class University

Universitas Terbuka Kukuhkan Enam Profesor Baru untuk Akselerasi World Class University

Setelah penangkapan oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, polisi kini fokus untuk mendalami motif lain serta mengumpulkan bukti-bukti pendukung di tempat kejadian perkara. Proses rekonstruksi dan pemeriksaan saksi-saksi di sekitar Jalan Belimbing, Cipayung, juga terus berjalan guna melengkapi berkas perkara. Kasus ini menarik perhatian publik karena tingkat kekejaman yang dilakukan oleh pelaku di dalam rumah kontrakan tersebut. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan penyelidikan ini agar pelaku dapat diadili sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayapembunuhanDepokkriminal

Berita Terbaru Lainnya

Veda Ega Pratama Bersiap Hadapi Moto3 Inggris 2026 di Silverstone, Jadwal Lengkap dan Persaingan KlasemenDanantara Ungkap Rencana IPO Sejumlah BUMN, Mulai dari Pegadaian hingga PelindoProgres Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A Capai 85,20 PersenTiga Emiten Baru Masuk Pengumuman High Shareholding Concentration Bursa Efek IndonesiaKemenP2MI Targetkan Penempatan 500 Ribu Tenaga Kerja Lewat Program SMK Go GlobalUniversitas Terbuka Kukuhkan Enam Profesor Baru untuk Akselerasi World Class UniversityPemkot Ambon Perkuat Ketahanan Finansial Pelaku UMKM Hadapi Risiko Penyakit KritisBadan Gizi Nasional Buka Peluang Libatkan Polisi Tangani Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

Kesehatan

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap