apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Krisis Air Bersih di Parung Panjang Bogor, Warga Desa Pingku Tempuh Jarak 4 Kilometer

Parlin SinagaDiterbitkan 4 Agu 2026 - 16.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Krisis Air Bersih di Parung Panjang Bogor, Warga Desa Pingku Tempuh Jarak 4 Kilometer
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kemarau panjang yang berlangsung selama hampir tiga bulan terakhir telah memicu krisis air bersih yang cukup parah di Desa Pingku, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Kondisi kekeringan ini memaksa warga setempat untuk melakukan berbagai upaya ekstra demi memenuhi kebutuhan air harian mereka. Akibat cuaca panas dan tidak adanya hujan selama berbulan-bulan, sebagian besar sumur milik warga di kawasan pemukiman tersebut kini sudah mengering sepenuhnya dan tidak lagi dapat mengeluarkan air untuk digunakan sehari-hari.

Demi mendapatkan air bersih yang sangat dibutuhkan, warga Desa Pingku terpaksa menempuh perjalanan yang cukup jauh, yakni hingga mencapai jarak empat kilometer dari rumah mereka. Perjalanan ini harus mereka lakukan untuk menjangkau satu-satunya sumur yang dilaporkan masih aktif dan mengeluarkan air di wilayah tersebut. Setiap hari, warga membawa galon-galon kosong dengan menggunakan sepeda motor menuju lokasi sumur yang berada jauh dari kawasan permukiman mereka demi membawa pulang air bersih ke rumah masing-masing.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Satu-satunya sumur yang masih aktif dan mengeluarkan air ini kini menjadi tumpuan utama bagi kelangsungan hidup warga di Desa Pingku. Air dari sumur tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan rumah tangga sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, hingga mencuci pakaian. Akibat tingginya ketergantungan seluruh warga desa pada satu-satunya sumber air yang tersisa ini, antrean panjang di lokasi sumur pun tidak dapat dihindarkan lagi oleh warga yang datang.

Baca Juga

BKPP Malinau Gelar Bimtek Angka Kredit untuk Atasi Kendala Kenaikan Pangkat PNS

BKPP Malinau Gelar Bimtek Angka Kredit untuk Atasi Kendala Kenaikan Pangkat PNS

Salah seorang warga setempat, M Fickie, mengungkapkan kondisi sulit yang harus dihadapi masyarakat setiap harinya akibat krisis air ini. Saat memberikan keterangan pada hari Senin (3/8), Fickie menjelaskan bahwa jarak dari rumahnya menuju sumur yang masih berair tersebut kurang lebih berkisar antara 3 hingga 4 kilometer. Ia juga menyebutkan bahwa warga harus mengantre, terutama pada waktu pagi dan sore hari, karena banyaknya warga yang bergantung pada satu sumur tersebut. Menurut penjelasannya, seluruh sumur di lingkungan tempat tinggalnya sudah mengering sehingga tidak dapat digunakan lagi. Untuk kebutuhan air minum, warga terpaksa harus membeli, sedangkan untuk mandi mereka mengambil air dari sumur tersebut. Fickie juga menambahkan bahwa sejauh ini belum ada bantuan air bersih yang datang ke wilayah mereka.

Keluhan senada mengenai krisis air bersih ini juga disampaikan oleh warga lainnya yang bernama Syamsul. Ia menceritakan bahwa sumur yang berada di rumahnya sendiri sudah mengalami kekeringan sejak sekitar dua bulan terakhir. Hingga kini, Syamsul mengaku belum menerima bantuan air bersih dari pihak mana pun, sehingga ia terpaksa harus ikut mengantre di sumur bagian bawah yang masih memiliki debit air demi memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari.

Baca Juga

Kuda Pacu Juara Nasional Hangus Terbakar dalam Insiden KMP Mutiara Sentosa II

Kuda Pacu Juara Nasional Hangus Terbakar dalam Insiden KMP Mutiara Sentosa II

Hingga saat ini, krisis air bersih di Desa Pingku masih belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir karena sebagian besar sumur warga tetap kering. Kondisi ini membuat warga sangat berharap agar pihak pemerintah segera menyalurkan bantuan air bersih ke desa mereka. Bantuan air bersih tersebut sangat dinantikan oleh warga guna meringankan beban hidup mereka yang harus terus menempuh jarak jauh hingga kilometeran dan mengantre setiap hari demi mendapatkan air bersih untuk kebutuhan hidup.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bogorkekeringankrisis air bersihParung Panjang

Berita Terbaru Lainnya

BKPP Malinau Gelar Bimtek Angka Kredit untuk Atasi Kendala Kenaikan Pangkat PNSPameran Wastra di Museum Sultra Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Perajin LokalPedagang Bendera Musiman Mulai Padati Jakarta, Hadapi Tren Penurunan Omzet dan Persaingan OnlinePemerintah Luruskan Aturan Ekspor Komoditas Tambang yang Mengandung Logam Tanah JarangKuda Pacu Juara Nasional Hangus Terbakar dalam Insiden KMP Mutiara Sentosa IIPolda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Kunjungan PM Thailand di JakartaBank DBS Indonesia Hadirkan Solusi Navigasi Finansial di Tengah Dinamika Pasar GlobalTrump Desak Chevron dan ExxonMobil Turunkan Harga Bensin Usai Raup Laba Raksasa

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap