apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Korban Tewas Penembakan Sekolah di Thailand Bertambah Menjadi Delapan Orang

Nyaring AranDiterbitkan 9 Agu 2026 - 07.37 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Korban Tewas Penembakan Sekolah di Thailand Bertambah Menjadi Delapan Orang
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Peristiwa tragis penembakan massal kembali mengguncang Thailand dan memicu duka mendalam bagi publik. Aksi kekerasan bersenjata yang terjadi di sebuah sekolah di sebelah utara Bangkok pada Jumat (7/8/2026) kini mencatatkan penambahan jumlah korban jiwa setelah beberapa korban luka melewati masa kritis mereka. Kejadian mengerikan ini bermula ketika seorang remaja laki-laki yang baru berusia 14 tahun melakukan aksi penembakan secara membabi-buta di lingkungan sekolahnya, sebelum akhirnya mengarahkan senjata tersebut ke dirinya sendiri untuk mengakhiri hidupnya.

Kronologi kejadian yang dihimpun menunjukkan bahwa aksi keji ini tidak dimulai di lingkungan sekolah. Sebelum mendatangi institusi pendidikan tersebut, remaja laki-laki itu terlebih dahulu menembak kakek dan neneknya hingga tewas di rumah mereka sendiri. Setelah melakukan pembunuhan pertama tersebut, pelaku kemudian bergerak menuju Sekolah Debsirin Nonthaburi yang terletak di distrik Bang Kruai, Provinsi Nonthaburi. Di sekolah inilah pelaku melepaskan tembakan secara acak ke arah orang-orang yang berada di sana, menciptakan situasi mencekam bagi seluruh warga sekolah.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Hingga hari Sabtu (8/8), otoritas terkait mengonfirmasi bahwa total korban tewas dalam insiden berdarah ini telah mencapai delapan orang. Penambahan jumlah korban meninggal dunia ini terjadi setelah seorang anak perempuan berusia 12 tahun yang terluka dalam penembakan di sekolah tersebut dinyatakan meninggal dunia pada hari Sabtu. Selain anak perempuan dan kakek-nenek pelaku yang tewas di rumah mereka, daftar korban meninggal dunia lainnya mencakup beberapa tenaga pendidik, yaitu seorang guru matematika, seorang guru psikologi, serta anggota staf pengajar yang tengah bertugas saat penembakan terjadi.

Baca Juga

Bandara Husein Sastranegara Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus 2026

Bandara Husein Sastranegara Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus 2026

Selain korban jiwa, insiden penembakan membabi-buta ini juga mengakibatkan luka-luka pada banyak orang yang berada di sekitar lokasi kejadian. Secara keseluruhan, dilaporkan ada lebih dari 30 orang yang terluka akibat serangan senjata api tersebut. Hingga Sabtu malam, penanganan medis masih terus berjalan dengan 14 orang di antaranya masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pihak medis melaporkan situasi yang cukup mengkhawatirkan karena tujuh dari pasien yang dirawat tersebut saat ini masih berada dalam kondisi kritis.

Pemerintah Thailand segera memberikan perhatian khusus terhadap tragedi kemanusiaan ini. Perdana Menteri Anutin Charnvirakul secara langsung mengunjungi Sekolah Debsirin Nonthaburi untuk melihat kondisi pasca-kejadian dan memberikan dukungan moral kepada para korban serta staf sekolah yang terdampak. Sementara itu, proses hukum dan penyelidikan terus berjalan secara intensif. Pihak kepolisian saat ini tengah memeriksa lebih banyak saksi sebagai bagian dari penyelidikan mendalam mereka, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap orang tua dari pelaku remaja tersebut guna menggali latar belakang peristiwa ini.

Baca Juga

Penembakan di Festival Lembah Baliem, Polisi Sarankan Penghentian Acara

Penembakan di Festival Lembah Baliem, Polisi Sarankan Penghentian Acara

Tragedi mematikan ini kembali menyoroti isu krusial mengenai pengawasan senjata api di Thailand. Negara gajah putih ini diperkirakan memiliki sekitar 10 juta senjata api yang beredar luas di tengah-tengah masyarakat. Jumlah kepemilikan senjata api yang sangat besar tersebut jika dikalkulasikan secara rata-rata setara dengan kira-kira satu pucuk senjata api untuk setiap tujuh orang penduduk di Thailand, sebuah fakta yang kini memicu diskusi mendalam mengenai regulasi kepemilikan senjata di negara tersebut.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Thailand

Berita Terbaru Lainnya

Presiden Prabowo Belum Putuskan Calon Gubernur BI, Proses Seleksi Masih BerlangsungDemi Atasi Defisit Fiskal, India Agresif Jual Saham BUMN ke PublikBandara Husein Sastranegara Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus 2026Penembakan di Festival Lembah Baliem, Polisi Sarankan Penghentian AcaraIsmi Ulfaida Jadi Siswi Sekolah Rakyat Pertama yang Lolos Seleksi Paskibraka NasionalJumlah Investor Saham Indonesia Tembus 10,05 Juta SID, Tumbuh 16,83 PersenBGN Proses Pemecatan 66 Kepala Dapur Makan Bergizi Gratis Akibat Judi Online hingga Pungutan FeeMentan Amran Tinjau Alor Usai Terima Aspirasi Mahasiswa Undip Soal Distribusi Pangan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026