Sebuah video yang beredar di media sosial Facebook baru-baru ini memicu kekhawatiran di kalangan warganet. Dalam unggahan video tersebut, terdapat klaim yang menyebutkan bahwa makanan ringan dengan merek Luppo merupakan produk yang berasal dari Israel. Tidak hanya itu, narasi dalam video tersebut juga menambahkan tuduhan serius bahwa camilan tersebut mengandung pil misterius di dalamnya yang dapat menyebabkan kelumpuhan bagi siapa saja yang mengonsumsinya. Penyebaran informasi ini tentu menimbulkan keresahan bagi masyarakat yang melihatnya di jejaring sosial.
Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, klaim yang menyebutkan bahwa Luppo adalah produk Israel yang berbahaya merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks. Faktanya, makanan ringan merek Luppo diproduksi oleh Solen, sebuah perusahaan terkemuka yang berasal dari Turki, bukan dari Israel seperti yang dituduhkan dalam video tersebut. Selain itu, tidak ada bukti ilmiah atau laporan resmi yang mendukung klaim bahwa pil yang diperlihatkan dalam video tersebut merupakan bagian dari produk Luppo, apalagi dapat menyebabkan kelumpuhan bagi konsumen.
Terkait dengan aspek keamanan produk tersebut, produsen Luppo, yaitu Solen, telah membuktikan komitmen keselamatannya. Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman pemeriksa fakta Snopes, pihak Solen telah menunjukkan dokumen sertifikasi keselamatan untuk pabrik tempat pembuatan keik krim kelapa Luppo tersebut. Dokumen ini membuktikan bahwa proses produksi berjalan sesuai dengan standar keamanan yang ketat. Proses inspeksi terhadap pabrik pembuatan produk tersebut juga dilakukan secara independen oleh SGS, sebuah perusahaan inspeksi dan sertifikasi multinasional yang berbasis di Swiss.
Rumah MC Challenge Al-Quran Berhadiah Miras Didatangi Massa, Dibubarkan Polisi

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia juga turut memberikan klarifikasi resmi guna menenangkan masyarakat di tanah air. Berdasarkan data yang dimiliki oleh BPOM pada saat klarifikasi dilakukan, produk makanan ringan Luppo yang terlihat di dalam video tersebut tidak terdaftar dan tidak beredar di pasar Indonesia. Pihak BPOM juga menegaskan bahwa produk Luppo yang ditampilkan dalam video tersebut merupakan produk asal Turki yang wilayah pemasarannya hanya ditujukan untuk negara Irak. Oleh karena itu, masyarakat di Indonesia tidak perlu khawatir karena produk tersebut memang tidak didistribusikan di dalam negeri.
Mengenai asal-usul rekaman video yang meresahkan itu, lembaga pemeriksa fakta TurnBackHoax memberikan penjelasan tambahan. Video tersebut kemungkinan besar direkam di wilayah Kurdistan yang terletak di Irak Utara. Dugaan ini diperkuat oleh adanya percakapan dalam bahasa Kurdi yang terdengar cukup jelas pada bagian akhir rekaman video tersebut. Isu miring mengenai kandungan pil berbahaya ini diduga kuat berkaitan erat dengan adanya gerakan atau upaya boikot terhadap produk-produk asal Turki yang sempat terjadi di wilayah Kurdistan, Irak Utara, pada tahun 2019 silam.
Rekomendasi Makanan Terbaik untuk Ibu Pascalahir Agar Tubuh Cepat Pulih

Penyebaran hoaks mengenai makanan yang mengandung zat berbahaya ini bukanlah hal baru. Klaim yang serupa sebelumnya juga pernah beredar di tengah masyarakat pada Oktober 2024. Saat itu, muncul klaim yang menyebutkan bahwa produk makanan ringan tertentu mengandung tablet berbahaya yang dapat melumpuhkan anak-anak. Dengan adanya klarifikasi dari berbagai pihak berwenang dan lembaga pemeriksa fakta, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan menyaring informasi yang beredar di media sosial sebelum membagikannya.






