apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Kisah Perjalanan Matahari Department Store hingga Diakuisisi Lippo Group

Parlin SinagaDiterbitkan 9 Agu 2026 - 06.03 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kisah Perjalanan Matahari Department Store hingga Diakuisisi Lippo Group
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Kepemilikan salah satu raksasa ritel terbesar di Indonesia, PT Matahari Department Store Tbk, mencatat tonggak sejarah penting pada tahun 1996. Saat itu, Lippo Group resmi mengakuisisi perusahaan ritel yang tengah berada di puncak kejayaannya dengan omzet mencapai Rp 2 triliun. Langkah akuisisi oleh keluarga konglomerat ini mengubah peta persaingan bisnis ritel modern di Tanah Air, setelah sebelumnya sang pendiri, Hari Darmawan, merintis usaha ini dari sebuah toko kecil di Jakarta.

Jauh sebelum menjadi raksasa dengan jaringan luas, sejarah Matahari bermula pada tahun 1960. Hari Darmawan membuka sebuah toko pakaian sederhana bernama Micky Mouse di kawasan Pasar Baru, Jakarta. Di toko ini, Hari menjajakan pakaian impor serta produk pakaian jadi bermerek MM Fashion yang diproduksi sendiri oleh istrinya.

Keinginan untuk berekspansi mulai muncul ketika Hari melihat kesuksesan toko tetangganya yang bernama De Zion. Toko tersebut selalu ramai dikunjungi oleh pelanggan dari kalangan kelas atas. Tergiur oleh potensi bisnis tersebut, Hari akhirnya mengakuisisi dua gerai De Zion di Jakarta dan Bogor pada tahun 1968. Pembelian ini terwujud berkat pinjaman senilai US$ 200 juta yang diperolehnya dari Citibank. Setelah akuisisi, nama De Zion langsung diubah menjadi Matahari, merujuk pada arti kata De Zion dalam bahasa Belanda.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Dalam mengembangkan bisnis barunya, Hari meniru konsep department store asal Jepang, Sogo Department Store. Strategi ini terbukti sukses. Sepanjang dekade 1970-an hingga 1980-an, Matahari berkembang sangat pesat. Portofolio produknya tidak lagi terbatas pada pakaian, melainkan merambah ke perhiasan, tas, sepatu, kosmetik, peralatan elektronik, mainan anak-anak, alat tulis, hingga buku. Pada tahun 1989, perusahaan memantapkan posisinya dengan melantai di bursa saham melalui PT Matahari Department Store Tbk dengan kode emiten LPPF. Memasuki era 1990-an, Matahari mulai mengepakkan sayapnya dengan membuka gerai-gerai baru di luar kota asalnya.

Keberhasilan tersebut memicu ambisi besar Hari Darmawan untuk mendirikan hingga 1.000 gerai Matahari di seluruh penjuru Indonesia. Ambisi ini menarik perhatian James Riady, bankir muda sekaligus putra dari pendiri Lippo Group, Mochtar Riady. James kemudian menawarkan pinjaman dana segar yang sangat besar, yakni mencapai Rp 1,6 triliun, untuk mendukung rencana ekspansi tersebut.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Namun, dinamika bisnis berubah dengan cepat setelah pinjaman tersebut cair. James Riady memutuskan untuk masuk ke industri ritel dengan memboyong jaringan ritel raksasa asal Amerika Serikat, WalMart, ke Indonesia. Gerai WalMart ini didirikan tepat di depan gerai Matahari, memicu persaingan ketat di pasar lokal. Kendati demikian, Matahari berhasil memenangkan persaingan tersebut dan memaksa WalMart angkat kaki karena kalah saing. Meski memenangkan pertempuran melawan peritel global, kejutan besar terjadi pada tahun 1996. James Riady menyodorkan penawaran untuk membeli Matahari secara keseluruhan. Hari Darmawan akhirnya menerima tawaran tersebut, yang menandai beralihnya kepemilikan Matahari ke tangan Lippo Group.

Di bawah kepemilikan baru dan perjalanan panjangnya, Matahari sempat mencatatkan pertumbuhan yang sangat masif. Jaringan toko fesyen ini berhasil tumbuh hingga memiliki 155 gerai yang tersebar di 81 kota di berbagai wilayah Indonesia. Transformasi dari toko Micky Mouse di Pasar Baru hingga menjadi bagian dari gurita bisnis konglomerat nasional tetap menjadi salah satu sejarah paling menarik dalam dunia ritel Indonesia.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ritel

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap