Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Iran dikabarkan melancarkan aksi serangan mendadak yang menargetkan posisi militer Amerika Serikat (AS). Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Rabu (29/7/2026), pasukan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan beberapa rudal balistik langsung dari wilayah Iran. Serangan tersebut diarahkan kepada pasukan AS yang bermarkas di wilayah Timur Tengah. Insiden penyerangan ini dilaporkan terjadi pada hari Selasa waktu setempat, tepatnya sekitar pukul 17.45 waktu Eastern Time (ET). Kendati serangan udara ini dilakukan secara tiba-tiba, seluruh rudal balistik yang diluncurkan oleh Iran tersebut dilaporkan berhasil dicegat dengan sukses.








