Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, memberikan tanggapan resmi mengenai polemik penggunaan istilah 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto yang belakangan ini menjadi sorotan publik. Saat memberikan keterangan kepada awak media di Surabaya pada hari Selasa (28/7), Qodari secara tegas menyatakan keengganannya untuk mengomentari lebih jauh kritik-kritik yang dilayangkan kepada Presiden terkait sebutan tersebut. Alih-alih larut dalam perdebatan mengenai istilah itu, Qodari meminta agar media massa dan publik lebih menitikberatkan perhatian pada substansi serta poin-poin penting yang terkandung dalam pidato Presiden Prabowo.








