apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/National

Kemensos Kirim 48 Ton Beras, Wamensos Turun Langsung Tangani Gempa NTT

Parlin SinagaDiterbitkan 16 Agu 2026 - 08.33 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kemensos Kirim 48 Ton Beras, Wamensos Turun Langsung Tangani Gempa NTT
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi pukul 05.58 WITA atau 04.58 WIB. Pusat gempa terdeteksi berada di laut, berjarak sekitar 30 hingga 38 kilometer arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman mencapai 15 kilometer. Guncangan kuat ini sempat memicu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami, sebelum akhirnya dicabut pada pukul 07.41 WIB. Bencana ini memicu langkah cepat dari pemerintah pusat untuk segera menyalurkan bantuan darurat ke wilayah-wilayah terdampak.

Sebagai respons cepat terhadap bencana ini, Kemensos Kirim 48 Ton Beras, Wamensos Turun Langsung Tangani Gempa NTT. Langkah taktis ini diambil guna memastikan kebutuhan pangan dasar warga yang kehilangan tempat tinggal segera terpenuhi. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono langsung bertolak menuju NTT untuk memperkuat penanganan sosial di lapangan sekaligus memastikan seluruh bantuan logistik terdistribusi dengan tepat sasaran kepada para korban. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa seluruh jajaran Kementerian Sosial telah bergerak aktif sejak gempa pertama kali mengguncang pada Sabtu pagi.

Di sisi lain, situasi di lapangan menunjukkan dampak kerusakan dan korban jiwa yang cukup signifikan. Berdasarkan laporan sementara yang diterima Kementerian Sosial hingga Sabtu pukul 15.40 WIB, diperkirakan sekitar 2.000 jiwa terdampak oleh bencana ini. Data sementara mencatat adanya 38 korban meninggal dunia. Sebaran korban jiwa tersebut meliputi 16 orang di Kabupaten Manggarai, 17 orang di Manggarai Timur, satu orang di Manggarai Barat, dan tiga orang di Sikka. Selain itu, enam orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara dua orang lainnya dikabarkan masih tertimbun reruntuhan.

Baca Juga

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, Puluhan Orang Meninggal Dunia dan Ratusan Rumah Rusak

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, Puluhan Orang Meninggal Dunia dan Ratusan Rumah Rusak

Untuk menampung para penyintas, sejumlah titik pengungsian sementara telah didirikan di beberapa wilayah, termasuk Mbay, Maumere, Borong, dan Ruteng. Wilayah yang terdampak gempa ini cukup luas, mencakup Kabupaten Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Barat, Ende, serta beberapa kawasan lain di NTT. Guna mengatasi kebutuhan mendesak di titik-titik pengungsian tersebut, Kementerian Sosial menggerakkan logistik kebencanaan dari berbagai gudang penyimpanan dengan total nilai awal mencapai sekitar Rp4,52 miliar atau tepatnya Rp4,518 miilar.

Distribusi logistik ini dibagi ke dalam beberapa jalur pengiriman. Bantuan senilai Rp1,015 miliar dikirimkan dari Sentra Efata Kupang menuju Kabupaten Nagekeo. Sementara itu, logistik senilai Rp541,6 juta yang bersumber dari Gudang Dinas Sosial Provinsi NTT digerakkan untuk menyuplai wilayah Nagekeo, Sikka, Ende, dan Manggarai Timur. Untuk memperkuat cadangan logistik di daerah, Gudang Pusat Kemensos di Bekasi juga sedang memproses pengiriman dua paket bantuan dengan nilai total hampir Rp3 miliar yang ditujukan ke Dinas Sosial Provinsi NTT dan Sentra Efata Kupang.

Baca Juga

Gempa M 6,4 Simalungun Sumut Terasa hingga Medan

Gempa M 6,4 Simalungun Sumut Terasa hingga Medan

Selain menyalurkan bantuan fisik, Kementerian Sosial juga menerjunkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) serta tim Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB). Personel lapangan ini bertugas untuk membantu proses asesmen, evakuasi warga, pendataan korban, pendirian tenda darurat, hingga pelayanan kebutuhan dasar bagi masyarakat di pengungsian. Kendati demikian, seluruh data korban dan kerusakan yang ada saat ini masih bersifat sementara dan dinamis. Proses asesmen dan pencarian korban hilang di lapangan masih terus berjalan di tengah keterbatasan akses pascagempa.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian Sosial

Berita Terbaru Lainnya

Pemerintah Siapkan Stimulus Baru untuk 500 Ribu Unit Kendaraan ListrikJembatan Garuda Permudah Akses Warga Pinggiran Banjarmasin-BanjarGempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, Puluhan Orang Meninggal Dunia dan Ratusan Rumah RusakGempa M 6,4 Simalungun Sumut Terasa hingga MedanKomisi I DPR Desak Pemerintah Segera Bentuk Otoritas Pelindungan Data PribadiBank Syariah Nasional Integrasikan Layanan Top Up Kartu Multi Trip Commuter LineIstana Jelaskan Konsep Ambulans Udara dan Dokter Terbang yang Dicanangkan PrabowoPresiden Prabowo Resmikan Kebijakan Penghapusan Piutang Macet UMKM, Petani, dan Nelayan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap