apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

KemenP2MI Targetkan Penempatan 500 Ribu Tenaga Kerja Lewat Program SMK Go Global

Togar PanjaitanDiterbitkan 6 Agu 2026 - 20.50 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KemenP2MI Targetkan Penempatan 500 Ribu Tenaga Kerja Lewat Program SMK Go Global
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) menetapkan target besar untuk memfasilitasi pekerjaan di luar negeri bagi 500.000 talenta nasional dalam kurun waktu 2026 hingga 2029. Langkah strategis ini digulirkan melalui program bertajuk SMK Go Global. Melalui inisiatif tersebut, pemerintah berupaya menyalurkan potensi tenaga kerja terampil asal Indonesia ke pasar global sekaligus mempersiapkan mereka untuk kembali membawa manfaat bagi pembangunan dalam negeri. Proyeksi angka ini mencerminkan komitmen negara dalam memperluas akses lapangan kerja internasional secara terstruktur dan terukur.

Fokus utama dari program SMK Go Global adalah mendorong terjadinya sirkulasi otak atau brain circulation. Konsep ini merujuk pada pergerakan timbal balik para pekerja terampil dari negara tempat mereka ditempatkan untuk kembali ke Indonesia setelah masa kontrak selesai. Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menjelaskan bahwa pola sirkulasi ini dirancang agar para pekerja yang pulang ke Tanah Air dapat memberikan kontribusi yang jauh lebih besar bagi pembangunan nasional. Alih-alih menetap secara permanen di luar negeri, kembalinya para pekerja migran ini diharapkan membawa keahlian baru serta modal yang dapat menggerakkan perekonomian lokal.

Fenomena kembalinya pekerja migran ini tidak sekadar kepulangan biasa. Data menunjukkan banyak mantan pekerja migran yang telah menyelesaikan masa kontrak mereka di luar negeri memilih untuk mendirikan usaha mikro mandiri atau mengejar peluang karier yang lebih baik di dalam negeri. Dengan pengalaman internasional dan pemahaman tentang standar kerja global, mereka memiliki daya saing yang lebih tinggi untuk mengisi posisi strategis di berbagai industri domestik. KemenP2MI memandang potensi ini sebagai modal sosial dan ekonomi penting yang dapat memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari tingkat akar rumput.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Guna memastikan program berjalan dengan efektif, KemenP2MI mengadopsi kerangka strategis delapan poin. Kerangka kerja ini secara konseptual terbagi menjadi lima strategi implementasi dan tiga tujuan utama. Lima strategi implementasi yang ditetapkan mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia agar sesuai dengan standar permintaan pasar kerja global, serta memastikan calon pekerja migran menggunakan jalur penempatan yang legal dan aman. Selain itu, strategi ini juga berfokus pada pengamanan posisi pekerjaan berkualitas tinggi dan diminati di luar negeri, peningkatan kesejahteraan keluarga pekerja migran sekaligus mendongkrak cadangan devisa negara, serta pengelolaan program yang dikelola secara profesional, transparan, dan terintegrasi.

Sementara itu, tiga tujuan utama dari kerangka strategis tersebut meliputi penciptaan dampak sosial yang positif seperti perluasan kesempatan kerja, pengembangan tenaga kerja yang sangat profesional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang didukung oleh remitansi. Seluruh sasaran ini bermuara pada satu visi besar, yaitu memperkuat daya saing bangsa untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Melalui sinergi antara peningkatan kapasitas individu dan pengelolaan remitansi yang produktif, pemerintah berharap program ini mampu menjadi salah satu pilar penopang kemajuan ekonomi jangka panjang.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Secara lebih terperinci, target 500.000 talenta tersebut dibagi menjadi dua kelompok sasaran utama. Pemerintah menyasar 300.000 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 200.000 individu yang berasal dari masyarakat umum. Rencana pelatihan dan penempatan ini akan dilaksanakan secara bertahap setiap tahunnya. KemenP2MI merencanakan untuk melatih dan menempatkan 40.000 calon pekerja migran pada tahun 2026. Jumlah tersebut kemudian ditargetkan meningkat signifikan menjadi 140.000 pekerja pada tahun 2027, dan mencapai puncaknya di angka 180.000 pekerja pada tahun 2028. Pada tahun terakhir rencana taktis ini, yaitu tahun 2029, target penempatan diproyeksikan kembali ke angka 140.000 pekerja.

Meskipun target-target tahunan ini telah disusun secara sistematis, realisasinya di lapangan tentu bergantung pada dinamika pasar kerja internasional serta efektivitas pelaksanaan pelatihan di dalam negeri. Keberhasilan pencapaian angka-angka tersebut sangat dipengaruhi oleh kemampuan calon pekerja dalam memenuhi standar kompetensi yang diminta oleh negara penempatan, serta stabilitas regulasi ketenagakerjaan global. Oleh karena itu, angka-angka penempatan dari tahun 2026 hingga 2029 ini tetap bersifat target rencana kerja yang pencapaiannya akan terus dipantau dan disesuaikan dengan kondisi riil di masa mendatang.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KemenP2MISMK Go GlobalPekerja MigranSirkulasi Otak

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap