apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Kemenhut Gelar Pelatihan Diplomasi untuk Perkuat Posisi Kehutanan Indonesia di Kancah Global

Agus CahyonoDiterbitkan 8 Agu 2026 - 23.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kemenhut Gelar Pelatihan Diplomasi untuk Perkuat Posisi Kehutanan Indonesia di Kancah Global
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Pemerintah Indonesia terus mengambil langkah strategis untuk memperkuat posisi tawarnya di kancah internasional, khususnya dalam mengoptimalkan potensi besar dari sektor kehutanan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bekerja sama dengan Multistakeholder Forestry Programme Phase 5 (MFP5) menggelar pelatihan bertajuk Public Diplomacy and Negotiation Training (Beginner Cohort). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 sampai 5 Agustus 2026 di Bandung.

Dalam pelaksanaannya, kolaborasi ini juga mendapat dukungan penuh dari lembaga internasional dan akademisi, yaitu International Institute for Sustainable Development (IISD) serta Universitas Gadjah Mada (UGM). Pelatihan ini dirancang untuk membangun kesamaan pandangan dan meningkatkan keterampilan negosiasi para aparatur sipil negara yang terlibat langsung dalam perumusan kebijakan dan diplomasi luar negeri terkait isu lingkungan dan perdagangan.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Peserta yang mengikuti pelatihan ini berasal dari berbagai instansi pemerintah yang memiliki keterkaitan erat dengan isu-isu kehutanan global. Selain perwakilan dari Kemenhut selaku penyelenggara, hadir pula peserta dari Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Keterlibatan lintas kementerian ini menunjukkan pentingnya sinergi nasional dalam menghadapi negosiasi global.

Baca Juga

Bupati Bandung dan KPK Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan Bersih

Bupati Bandung dan KPK Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan Bersih

Pentingnya diplomasi yang solid ini digarisbawahi oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi. Dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada 6 Agustus 2026, Ristianto menyatakan bahwa kepercayaan merupakan mata uang yang paling berharga dalam diplomasi. Pernyataan ini menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia dalam memperjuangkan kepentingannya di forum internasional sangat bergantung pada reputasi dan kepercayaan yang dibangun oleh para negosiatornya.

Indonesia sendiri memiliki posisi tawar yang kuat berkat kekayaan alamnya yang melimpah. Negara ini memiliki hutan tropis yang sangat luas, kawasan hutan mangrove terluas di dunia, serta kekayaan biodiversitas yang sangat luar biasa. Namun, potensi alam ini memerlukan dukungan diplomasi yang kuat agar dapat diakui secara adil dalam sistem perdagangan global dan mekanisme pendanaan lingkungan internasional.

Saat ini, terdapat beberapa agenda kehutanan internasional Indonesia yang membutuhkan upaya komunikasi dan negosiasi yang intensif. Agenda-agenda strategis tersebut meliputi perluasan pengakuan terhadap Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK+), penguatan International Tropical Peatland Center (ITPC), serta mendorong pengembangan World Mangrove Center (WMC). Selain itu, Indonesia juga berkomitmen untuk memperkuat posisinya dalam pengembangan High Quality Carbon Market guna menangkap peluang dari pasar karbon global.

Baca Juga

Pemerintah Kota New York Aktifkan Tanggap Darurat Hadapi Gelombang Panas dan Badai

Pemerintah Kota New York Aktifkan Tanggap Darurat Hadapi Gelombang Panas dan Badai

Guna mempersiapkan para peserta menghadapi tantangan tersebut, materi pelatihan difokuskan pada aspek-aspek praktis dan regulatif. Pelatihan ini secara mendalam membahas berbagai regulasi internasional yang berdampak pada perdagangan hasil hutan asal Indonesia. Para peserta juga diajarkan bagaimana menyusun pesan strategis (strategic messaging) yang tepat untuk audiens internasional, serta mempelajari teknik negosiasi yang efektif dan strategi pembangunan koalisi dengan negara mitra.

Tidak hanya teori, program pelatihan ini juga mencakup simulasi negosiasi lintas kementerian. Simulasi ini dirancang agar para peserta dapat langsung mempraktikkan teknik diplomasi dan penyelarasan posisi antar-lembaga dalam skenario perundingan yang realistis. Melalui latihan intensif ini, diharapkan koordinasi antar-kementerian di Indonesia menjadi semakin solid saat memperjuangkan kepentingan sektor kehutanan di tingkat global.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian Kehutananpasar karbonDiplomasi KehutananSVLK

Berita Terbaru Lainnya

Bupati Bandung dan KPK Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan BersihPemerintah Kota New York Aktifkan Tanggap Darurat Hadapi Gelombang Panas dan BadaiTelkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2 Senilai Rp 49,9 TriliunTransmart Gelar Full Day Sale Hari Minggu, Diskon Alat Masak Mulai Rp79.920Transmart Gelar Full Day Sale pada Minggu (9/8) dengan Diskon hingga 50 PersenPolisi Bongkar Tempat Produksi Vape Diduga Mengandung Etomidate di KemangMengenal Manfaat Air Mineral bagi Kesehatan Tubuh dan Pentingnya HidrasiKebakaran Hutan Meluas, Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Total dari 4 Pintu Masuk

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026