apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Kebakaran Hutan di Blok Bantengan, Tiga Akses Wisata Gunung Bromo Ditutup Sementara

Usat NgajiDiterbitkan 4 Agu 2026 - 23.50 路 5 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kebakaran Hutan di Blok Bantengan, Tiga Akses Wisata Gunung Bromo Ditutup Sementara
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan secara resmi telah melanda kawasan Blok Bantengan yang berada di dalam kawasan Gunung Bromo. Akibat dari peristiwa kebakaran tersebut, pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menutup sebagian akses masuk wisata menuju gunung tersebut. Penutupan ini dilakukan secara khusus pada beberapa pintu masuk yang secara administratif berada di wilayah Kabupaten Malang serta Kabupaten Lumajang guna menghindari risiko bahaya bagi publik.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menyampaikan bahwa penutupan akses wisata ke Gunung Bromo ini secara spesifik diberlakukan pada tiga pintu masuk utama. Ketiga pintu masuk yang ditutup tersebut adalah pintu masuk Jemplang dan pintu masuk Coban Trisula yang berlokasi di Kabupaten Malang, serta pintu masuk Senduro yang terletak di Kabupaten Lumajang. Kebijakan penutupan pada ketiga titik masuk ini mulai resmi diterapkan sejak hari Senin (3/8) tepat pada pukul 22.00 WIB. Pihak pengelola memutuskan untuk memberlakukan penutupan ini hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Terdapat alasan penting di balik keputusan Balai Besar TNBTS untuk menutup tiga jalur akses utama tersebut secara mendadak. Langkah penutupan ini sengaja diimplementasikan oleh pihak pengelola kawasan demi memaksimalkan seluruh upaya pemadaman api yang sedang dilakukan oleh tim di lapangan. Selain untuk memperlancar pergerakan petugas dalam memadamkan kebakaran, kebijakan ini juga diambil sebagai langkah preventif untuk memastikan aspek keselamatan dan keamanan bagi seluruh wisatawan yang berkunjung ke kawasan Gunung Bromo.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Berdasarkan informasi kronologi kejadian, peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang melanda Blok Bantengan tersebut dilaporkan pertama kali mulai terjadi sekitar pukul 17.00 WIB pada hari Senin (3/8). Hingga saat ini, luas area hutan dan lahan yang terbakar di Blok Bantengan tersebut masih belum dapat dipastikan secara detail. Pihak berwenang belum bisa merilis berapa luas wilayah yang terdampak oleh kebakaran tersebut karena saat ini seluruh tim gabungan di lapangan masih fokus melakukan proses pemadaman.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, turut memberikan konfirmasi mengenai perkembangan situasi pemadaman di area Blok Bantengan. Menurut penjelasannya, ukuran pasti dari area yang terbakar masih belum dapat ditentukan oleh pihak balai besar. Hal ini dikarenakan prioritas utama dari seluruh petugas saat ini adalah memadamkan api yang masih berkobar. Seluruh personel masih difokuskan pada proses pemadaman di lapangan sehingga pengukuran luas lahan yang terdampak kebakaran belum menjadi prioritas utama saat ini.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Meskipun dilakukan penutupan pada tiga pintu masuk utama di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Balai Besar TNBTS tidak menutup total seluruh akses ke Gunung Bromo. Masyarakat dan para wisatawan yang ingin berkunjung masih dapat mengakses kawasan wisata ini melalui pintu masuk lainnya yang tetap dibuka. Jalur alternatif yang masih bisa digunakan oleh pengunjung adalah pintu masuk melalui Cemoro Lawang yang terletak di Kabupaten Probolinggo serta pintu masuk melalui Wonokitri yang berada di Kabupaten Pasuruan.

Kendati demikian, pihak Balai Besar TNBTS menetapkan batasan area yang sangat ketat bagi para pengunjung yang masuk melalui pintu Cemoro Lawang maupun Wonokitri. Wisatawan yang datang berkunjung hanya diperbolehkan untuk melakukan aktivitas wisata terbatas hingga di area Lautan Pasir saja. Pihak pengelola menegaskan bahwa pengunjung sama sekali tidak diperkenankan untuk bergerak lebih jauh atau memasuki wilayah Savana. Pembatasan ini wajib dipatuhi demi menjaga keselamatan para wisatawan serta mencegah gangguan terhadap proses pemadaman kebakaran.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Gunung Bromokebakaran hutanKarhutlaTNBTSBlok Bantengan

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap