apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Politics

KDM Kritik Pejabat Bermental Feodal, Jangan Terus Menuntut Fasilitas Negara

Usat NgajiDiterbitkan 17 Agu 2026 - 12.29 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KDM Kritik Pejabat Bermental Feodal, Jangan Terus Menuntut Fasilitas Negara
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Halaman Gedung Sate, Kota Bandung, pada Senin (17/8/2026), menjadi momentum penting bagi jalannya roda pemerintahan di Jawa Barat. Bertindak sebagai inspektur upacara, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, menyampaikan pidato yang menyoroti perilaku serta mentalitas para pelayan publik di wilayahnya. Kritik tajam pun dilontarkan oleh Dedi Mulyadi terhadap mental feodal dan kebiasaan sebagian pejabat yang dinilai masih gemar menuntut fasilitas dari negara.

Dalam pidatonya, Dedi mengajak para pemimpin dan pejabat di lingkungan pemerintahan untuk segera meninggalkan perilaku yang menyerupai karakter feodal pada masa penjajahan. Ia menegaskan bahwa mentalitas yang menindas bangsa sendiri justru jauh lebih buruk. "Penjajah memang kejam, tapi perilaku feodalistik yang suka menjajah bangsanya sendiri jauh lebih kejam," ujar Dedi di hadapan peserta upacara. Bagi Dedi, kemerdekaan sejati tidak akan tercapai jika para pejabat masih mempertahankan gaya hidup dan mental kolonial tersebut.

Menurut Dedi, semangat hari kemerdekaan seharusnya mendorong setiap pejabat untuk fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat luas, alih-alih terus memikirkan kepentingan pribadi mereka. Ia meminta para pejabat untuk menahan diri dari godaan menggunakan fasilitas negara demi kenyamanan personal. Secara spesifik, Dedi memberikan contoh konkret tindakan penghematan anggaran negara yang harus dilakukan oleh para pejabat.

Baca Juga

Rangkuman Berita Populer, Slipknot Berpisah dengan Sid Wilson hingga Kecelakaan Yukie PAS Band

Rangkuman Berita Populer, Slipknot Berpisah dengan Sid Wilson hingga Kecelakaan Yukie PAS Band

Langkah penghematan tersebut meliputi penundaan hasrat pribadi yang membebani anggaran. "Menunda seluruh hasrat pribadinya, menunda membeli mobil baru menggunakan uang negara, menunda membeli baju baru menggunakan uang negara, menunda menambah properti di rumah dinasnya sebanyak-banyaknya menggunakan uang negara," tutur Dedi. Dedi meminta dengan tegas agar para pejabat tidak terus-menerus menuntut kenaikan tunjangan maupun fasilitas dari negara, melainkan menunjukkan kepedulian yang nyata terhadap kondisi keuangan daerah.

Dedi menjelaskan bahwa penghematan anggaran negara dari pos-pos fasilitas pejabat tersebut harus dialokasikan untuk kepentingan masyarakat Jawa Barat yang jauh lebih mendesak. Anggaran yang berhasil dihemat wajib diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta memperkuat perekonomian warga. Dengan demikian, anggaran negara dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, bukan habis untuk membiayai kemewahan para pejabat.

Baca Juga

Pengembang Properti Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tekan Biaya

Pengembang Properti Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tekan Biaya

Di samping itu, Dedi meyakini bahwa rasa nasionalisme dan patriotisme masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya apabila mereka melihat keteladanan dari para pemimpinnya. "Yakinlah bahwa seluruh rakyat akan mencintai bangsanya... manakala para pemimpin dan pejabatnya memperlihatkan sikap teladan di mata mereka," ucapnya. Keteladanan tersebut diwujudkan dengan kehadiran pemimpin di tengah kesulitan rakyat, seperti mau datang ketika mereka sakit, mau mengobati mereka saat kesusahan, serta berdiri paling depan ketika rakyat mengalami penindasan.

Sikap tegas Gubernur Jawa Barat ini sejalan dengan komitmennya di lapangan. Sebelum menyampaikan kritik ini dalam upacara HUT ke-81 RI, Dedi Mulyadi juga sempat menunjukkan ketegasannya secara langsung dengan menegur seorang Camat ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) di wilayah Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Langkah-langkah konkret seperti ini diharapkan dapat menjadi peringatan keras bagi seluruh jajaran pejabat di Jawa Barat agar tidak lagi memelihara mentalitas feodal dan lebih mengutamakan pelayanan kepada rakyat.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Dedi MulyadiJawa Barat

Berita Terbaru Lainnya

Bank Indonesia Luncurkan Kartu Kredit Indonesia Segmen Ritel untuk Perkuat Transaksi DomestikPenyesuaian Tarif Baru, Begini Dampak Penerapan Kenaikan Tarif PPN 12 Persen bagi MasyarakatPerkembangan Pembangunan Infrastruktur IKN Nusantara Tahap Pertama Terus MelajuRencana Perpanjangan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya dan Integrasi LRT JakartaRangkuman Berita Populer, Slipknot Berpisah dengan Sid Wilson hingga Kecelakaan Yukie PAS BandMenjaga Jaringan Perbankan dan Logistik Pascabencana di FloresSejumlah Ketua Umum Parpol Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di Istana, Megawati dan Surya Paloh AbsenHasil Coppa Italia, Genoa Kalahkan Ascoli 4-1 untuk Lolos ke Babak 32 Besar

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap