apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Internasional

Kantor Kotamadya di Pattani Thailand Diserang Bom dan Dibakar

Parlin SinagaDiterbitkan 25 Agu 2026 - 07.04 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kantor Kotamadya di Pattani Thailand Diserang Bom dan Dibakar
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Aksi teror melanda wilayah perbatasan selatan Thailand. Kelompok pemberontak menyerang kantor kotamadya Pho Ming di distrik Panare, Provinsi Pattani, pada Minggu malam sekitar pukul 21.10. Kejadian ini memicu situasi mencekam setelah pos penjaga keamanan dilaporkan dibom dan garasi kantor dibakar hingga hangus.

Dampak Kerusakan dan Rangkaian Serangan

Serangan brutal di kantor pemerintahan tersebut merusak parah sejumlah fasilitas publik. Selain pos penjaga yang hancur akibat ledakan bom dan garasi yang ludes terbakar, beberapa kendaraan operasional juga mengalami kerusakan parah. Kendaraan yang terdampak meliputi satu unit truk sampah, satu unit truk pikap penyelamat, serta satu unit mobil pemadam kebakaran. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden di hari Minggu tersebut.

Kendati demikian, penyerangan ini bukanlah kejadian tunggal. Teror di kantor kotamadya Pho Ming terjadi berselang sehari setelah gelombang kekerasan yang lebih besar. Pada Sabtu malam sebelumnya, sekitar 50 serangan bom dan pembakaran yang terkoordinasi melanda wilayah Narathiwat, Pattani, dan Yala. Rangkaian serangan pada Sabtu malam tersebut menyebabkan dua orang wanita mengalami luka-luka.

Baca Juga

Kebakaran Lahan di Way Kambas Lampung Padam, 200 Personel Gabungan Dikerahkan

Kebakaran Lahan di Way Kambas Lampung Padam, 200 Personel Gabungan Dikerahkan

Indikasi Motif di Balik Aksi Teror

Terkait dalang dan motif di balik eskalasi kekerasan ini, otoritas setempat masih melakukan penyelidikan mendalam. Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow, menyatakan bahwa pihak pejabat pemerintah belum dapat menentukan motif pasti maupun mengidentifikasi dalang utama dari aksi teror yang terus meningkat ini.

Namun, Direktur Badan Intelijen Nasional Thailand, Thanut Suvarnananda, memberikan analisis berbeda. Menurut Thanut, serangan-serangan tersebut memiliki nilai simbolis karena secara spesifik menyasar kantor dan aset milik pemerintah. Ia menilai bahwa kelompok penyerang kemungkinan tengah berusaha meningkatkan posisi tawar mereka dalam negosiasi. Hal ini berkaitan dengan rencana kelanjutan pembicaraan pemulihan perdamaian untuk wilayah selatan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang.

Baca Juga

Kementerian PU Lanjutkan Pembangunan Jalan Trans Papua Ruas Jayapura-Wamena

Kementerian PU Lanjutkan Pembangunan Jalan Trans Papua Ruas Jayapura-Wamena

Evaluasi Kesiapan Aparat Keamanan

Merespons situasi ini, Sihasak Phuangketkeow mengungkapkan kekhawatirannya atas frekuensi serangan yang semakin sering terjadi. Ia juga mengakui adanya kelemahan dalam antisipasi aparat di lapangan. Menurut Sihasak, informasi intelijen awal sebenarnya telah mengendus adanya rencana kekerasan terkoordinasi ini.

Sihasak menegaskan bahwa otoritas keamanan seharusnya merespons informasi tersebut dengan melakukan persiapan yang lebih cepat guna mencegah terjadinya serangan. Evaluasi kesiapan aparat kini menjadi fokus penting demi mengembalikan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan selatan Thailand tersebut.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ThailandTerorisme

Berita Terbaru Lainnya

Kubu Febrie Adriansyah Klaim 40 Aturan Dilanggar dalam Kasus TPPU Emas dan Uang Rp543 MiliarKebakaran di Gunung Arjuno-Welirang Diperkirakan Hanguskan 146 Hektare LahanKubu Febrie Adriansyah Minta Hakim Berikan Putusan Praperadilan Secara AdilDSI Luncurkan Platform Tata Kelola Ekspor Batu Bara dan Sawit pada 1 SeptemberPemerintah Siapkan Rencana Bangun Ulang Desa Adat Sade di Lombok TengahDSI Pantau Transaksi Ekspor Tiga Komoditas Strategis Senilai Rp1.239 TriliunTelkomGroup Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp 1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTTInvestor Pasar Modal Tembus 30,3 Juta, Pemula Jangan Ikut Tren

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap