apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

DSI Pantau Transaksi Ekspor Tiga Komoditas Strategis Senilai Rp1.239 Triliun

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 25 Agu 2026 - 05.34 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
DSI Pantau Transaksi Ekspor Tiga Komoditas Strategis Senilai Rp1.239 Triliun
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) bersiap memantau transaksi ekspor tiga komoditas sumber daya alam (SDA) strategis Indonesia dengan nilai total mencapai hampir US$70 miliar atau sekitar Rp1.239 triliun. Nilai transaksi tersebut dihitung berdasarkan asumsi kurs Rp17.709 per dolar AS.

Langkah pemantauan ini dirancang untuk memperkuat transparansi arus data ekspor komoditas unggulan nasional tanpa mengganggu hubungan dagang yang telah terjalin antara eksportir dan pembeli di pasar internasional.

Rincian Nilai Ekspor Tiga Komoditas Utama

Pengawasan transaksi oleh DSI berfokus pada tiga komoditas strategis, yaitu batu bara, minyak kelapa sawit mentah (CPO), dan ferroalloy. Ketiga komoditas ini memberikan kontribusi besar terhadap total nilai ekspor yang dipantau:

Baca Juga

Investor Pasar Modal Tembus 30,3 Juta, Pemula Jangan Ikut Tren

Investor Pasar Modal Tembus 30,3 Juta, Pemula Jangan Ikut Tren
  • Batu Bara: Menyumbang nilai ekspor terbesar dengan proyeksi mencapai sekitar US$30,35 miliar.
  • CPO: Berada di posisi kedua dengan kontribusi ekspor sekitar US$22,87 miliar.
  • Ferroalloy: Menyumbang nilai ekspor sekitar US$16,43 miliar.

Menjamin Transparansi Tanpa Hambatan Birokrasi

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa kehadiran DSI ditujukan untuk memperkuat transparansi transaksi ekspor. Kebijakan ini dipastikan tetap menghormati kontrak komersial yang telah disepakati oleh para eksportir, termasuk kontrak jangka panjang. Eksportir tetap dapat melakukan pengiriman komoditas secara langsung kepada pembeli sesuai dengan kesepakatan yang ada.

Pada tahap awal, peran DSI akan lebih difokuskan pada evaluasi dan pemantauan guna memastikan aspek transparansi. Lembaga ini menegaskan tidak akan menambah lapisan birokrasi baru ataupun menggantikan fungsi regulator yang sudah berjalan. Seluruh kewenangan terkait perizinan, pengaturan, dan pengawasan tetap berada di bawah kementerian atau lembaga pemerintah yang berwenang.

Sebagai bentuk penguatan pengawasan, DSI akan membangun satu titik verifikasi untuk memantau aliran data dan transaksi ekspor secara komprehensif. Titik verifikasi ini mencakup pemeriksaan kuantitas, kualitas, klasifikasi barang, harga, penyelesaian pembayaran, hingga proses repatriasi devisa hasil ekspor ke dalam negeri.

Baca Juga

Bulog Pastikan Stok Beras Aman dan Distribusi di NTT Tetap Lancar

Bulog Pastikan Stok Beras Aman dan Distribusi di NTT Tetap Lancar

Landasan Hukum dan Penerapan Bertahap

DSI merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dibentuk secara resmi melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis. Aturan ini ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Mei 2026 dan telah mulai berlaku sejak 1 Juni 2026.

Agar proses transisi berjalan optimal dan meminimalkan kendala operasional bagi pelaku usaha, implementasi mandat pemantauan oleh DSI ini akan dilaksanakan secara bertahap, terukur, serta disesuaikan dengan tingkat kesiapan sistem di lapangan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ekspor

Berita Terbaru Lainnya

TelkomGroup Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp 1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTTInvestor Pasar Modal Tembus 30,3 Juta, Pemula Jangan Ikut TrenKunjungan Wisatawan Meningkat, Archipelago Hotels Ekspansi Lima Properti di Jawa dan SumatraBulog Pastikan Stok Beras Aman dan Distribusi di NTT Tetap LancarTransmart Gelar Full Day Sale Minggu 23 Agustus, Tawarkan Diskon hingga 50 PersenKabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Kualitas Udara Masuk Kategori BerbahayaKabut Asap Selimuti Palangka Raya, Warga Alami Batuk ParahTNI AU Kerahkan Pesawat untuk Water Bombing Karhutla di Kalimantan Selatan

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap