apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Kabut Asap Selimuti Palangka Raya, Warga Alami Batuk Parah

Nyaring AranDiterbitkan 25 Agu 2026 - 03.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kabut Asap Selimuti Palangka Raya, Warga Alami Batuk Parah
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kabut asap yang tebal masih membumbung tinggi dan menyelimuti wilayah Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kondisi ini terus berlangsung setelah kebakaran hutan melanda wilayah tersebut selama sepekan terakhir hingga Sabtu (22/8). Kebakaran yang tidak kunjung padam menyebabkan kepulan asap pekat menyebar luas dan mengganggu kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Kualitas Udara Berbahaya dan Dampak Kesehatan

Dampak dari kebakaran hutan ini kian dirasakan oleh warga, terutama terkait dengan penurunan kualitas udara yang sangat drastis. Kualitas udara di Palangka Raya dilaporkan sempat mencapai tingkat berbahaya pada Jumat (21/8). Kondisi udara yang buruk ini memicu kekhawatiran karena dapat mengancam kesehatan masyarakat yang terus-menerus menghirup udara tercemar.

Penurunan kualitas udara hingga tingkat berbahaya tersebut secara langsung memicu masalah kesehatan bagi penduduk. Akibat terpapar kabut asap selama sepekan, sebagian warga mulai mengalami batuk parah. Gejala kesehatan ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat yang terpapar asap secara langsung saat beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga

TNI AU Kerahkan Pesawat untuk Water Bombing Karhutla di Kalimantan Selatan

TNI AU Kerahkan Pesawat untuk Water Bombing Karhutla di Kalimantan Selatan

Ratusan Titik Api dan Kerusakan Lahan

Kebakaran hutan yang terjadi di Palangka Raya ini telah menyebar ke berbagai lokasi. Berdasarkan laporan data dari Badan Penanggulangan Bencana, terdapat 298 titik api yang tersebar di wilayah Palangka Raya. Banyaknya titik api ini menunjukkan sebaran kebakaran yang cukup luas dan memerlukan penanganan serius.

Amukan api yang berlangsung selama sepekan tersebut telah menimbulkan kerusakan lingkungan yang tidak sedikit. Hingga saat ini, kebakaran hutan dilaporkan telah menghanguskan lahan dengan luas mencapai sekitar 261 hektare di Palangka Raya. Luasnya lahan yang terbakar menjadi salah satu faktor utama yang membuat kabut asap terus menyelimuti kota.

Baca Juga

Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Ditetapkan Sebagai Tersangka

Petugas dan Warga Upayakan Pemadaman

Untuk mengendalikan situasi darurat ini, upaya pemadaman masih terus diupayakan secara intensif di lapangan. Petugas pemadam bersama warga setempat terus bekerja sama bahu-membahu untuk menjinakkan kobaran api agar tidak semakin meluas.

Dalam aksi pemadaman tersebut, mereka berupaya memadamkan beberapa titik api yang masih menyala dengan menggunakan air. Kolaborasi antara petugas dan warga setempat ini terus dimaksimalkan guna mengendalikan kebakaran hutan, menekan jumlah titik api, serta mengurangi kepekatan kabut asap yang menyelimuti Palangka Raya.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kebakaran hutanPalangka RayaKabut AsapKalimantan Tengah

Berita Terbaru Lainnya

TNI AU Kerahkan Pesawat untuk Water Bombing Karhutla di Kalimantan SelatanPengguna Kripto Indonesia Tembus 22 Juta, Industri Butuh Kepatuhan untuk Gaet InstitusiPromo Transmart Full Day Sale 23 Agustus 2026, Rak Besi Diskon Lebih dari Rp 1,2 JutaBank Artha Graha Dukung Ekosistem Kreatif Lewat Creative Paper ExperienceKasus Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Ditetapkan Sebagai TersangkaPrabowo Subianto Jadi Saksi Pernikahan Sespri Rizky IrmansyahRespons Istana soal Haji Isam Jadi Koordinator Atasi KarhutlaPolri Ungkap Modus 72 Tersangka Kasus Kebakaran Hutan Sumatera dan Kalimantan

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap