PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama operating company TelkomGroup menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai hingga Rp 1,3 miliar untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Jumlah bantuan tersebut disalurkan di luar dukungan konektivitas yang diberikan oleh perusahaan.
Penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi ke lebih dari 10 wilayah di NTT. Dalam pelaksanaannya, TelkomGroup bersinergi dengan Danantara, BP BUMN, BNPB, BPBD setempat, serta Kementerian Kesehatan untuk memetakan kebutuhan masyarakat, cakupan wilayah, dan skema penyaluran yang tepat.
Tahapan Penyaluran Melalui Posko BNPB Halim
Proses distribusi logistik dilakukan pada tanggal 18 dan 20 Agustus 2026. Melalui Posko BNPB Halim, TelkomGroup mengirimkan berbagai kebutuhan pokok bagi para pengungsi. Bantuan yang dikirimkan pada dua fase awal ini meliputi paket sembako, logistik rumah tangga, perlengkapan bayi dan anak, obat-obatan, serta kebutuhan kebersihan.
Secara keseluruhan, sebanyak 3,65 ton bantuan telah didistribusikan melalui Posko BNPB Halim dan telah dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak. Wilayah penerima bantuan kemudian diperluas ke berbagai titik, antara lain Nagekeo, Reo, Ruteng, Maumere, Bima, Lewur, hingga Lambelada Selatan.
Investor Pasar Modal Tembus 30,3 Juta, Pemula Jangan Ikut Tren

Penyaluran ke Wilayah Terisolir dan Fasilitas Umum
Untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat di area yang sulit diakses, TelkomGroup bekerja sama dengan BPBD Ruteng untuk mengirimkan logistik melalui jalur laut. Upaya ini ditujukan bagi warga di wilayah terisolir seperti Londar Pesisir Utara yang terletak di Desa Sarae Naru, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat.
Selain pengiriman logistik dasar, bantuan juga difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pangan dan kesehatan harian warga di posko pengungsian. Di Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai, TelkomGroup menyokong operasional dapur umum yang melayani sekitar 1.100 jiwa. Di lokasi yang sama, tepatnya di Desa Golo Mendo, disediakan pula posko kesehatan lengkap dengan pasokan obat-obatan.
Sementara itu, dukungan serupa juga diberikan untuk warga di Desa Wudi, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai. Di wilayah ini, Telkom menyalurkan bantuan untuk operasional dapur umum sekaligus penyediaan suplai air bersih bagi warga setempat.
Kunjungan Wisatawan Meningkat, Archipelago Hotels Ekspansi Lima Properti di Jawa dan Sumatra

Rencana Pendistribusian Alat Kesehatan dan Sanitasi
SGM Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak serta meringankan beban mereka selama masa pemulihan.
Sebagai langkah penanganan berikutnya, TelkomGroup telah menyiapkan bantuan berupa alat laboratorium serta unit sanitasi portable. Penyediaan alat-alat kesehatan ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, dengan rencana pendistribusian yang dijadwalkan pada tanggal 27 Agustus 2026.






