Pemerintah pusat kini tengah mematangkan rencana untuk membangun kembali kawasan Desa Adat Sade di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Langkah rekonstruksi ini diambil menyusul musibah kebakaran hebat yang melanda permukiman adat tersebut pada Sabtu (22/8) malam.
Kebakaran tersebut berdampak fatal bagi fisik desa wisata yang terkenal dengan keaslian budayanya ini. Sebanyak 129 rumah adat dilaporkan terdampak dan rata dengan tanah. Karakteristik bangunan tradisional di Desa Adat Sade yang menggunakan atap ilalang serta dinding bambu disinyalir menjadi penyebab kobaran api menjalar dengan sangat cepat, sehingga menyulitkan upaya pemadaman dini di lapangan.
Penanganan Darurat dan Kondisi Warga Terdampak
Pasca-peristiwa kebakaran, berbagai bantuan logistik dasar mulai disalurkan kepada para korban. Bantuan berupa makanan, selimut, dan tenda darurat terus berdatangan ke lokasi untuk meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal mereka.
Meskipun ratusan rumah hancur, warga terdampak untuk sementara waktu memilih mengungsi ke rumah kerabat terdekat mereka. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Adat Sade, Sanah Ardinata, memastikan bahwa kebutuhan dasar warga saat ini masih dapat terpenuhi berkat solidaritas kekeluargaan yang kuat di desa tersebut.
DSI Pantau Transaksi Ekspor Tiga Komoditas Strategis Senilai Rp1.239 Triliun

"Tidak ada yang kedinginan dan kelaparan. Kami punya keluarga, kami bisa tinggal sementara di sana," kata Sanah.
Koordinasi Lintas Kementerian dan Alokasi Anggaran
Rencana pemulihan fisik kawasan cagar budaya ini akan melibatkan koordinasi intensif antar-lembaga tingkat pusat dan daerah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa detail teknis mengenai proses perbaikan Desa Adat Sade akan segera dimatangkan bersama sejumlah kementerian teknis terkait.
Selain aspek teknis pembangunan, pemerintah juga tengah menghitung kebutuhan anggaran untuk memulihkan seluruh kawasan yang terdampak. Airlangga menjelaskan bahwa alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk program pemulihan ini akan dibahas lebih lanjut bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
TelkomGroup Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp 1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Pemulihan Pariwisata dan Bantuan UMKM
Desa Adat Sade merupakan salah satu destinasi wisata budaya andalan di Lombok Tengah. Oleh karena itu, pemulihan sektor pariwisata menjadi prioritas penting bagi pemerintah. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan kesiapan jajarannya untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta kementerian/lembaga terkait guna mempercepat pemulihan sektor pariwisata di Kampung Adat Sade.
Di samping pembangunan fisik bangunan, pemerintah juga merancang program rehabilitasi pembiayaan bagi masyarakat setempat. Langkah ini dinilai krusial mengingat mayoritas penduduk di Desa Adat Sade menggantungkan hidupnya sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui bantuan rehabilitasi pembiayaan ini, diharapkan roda perekonomian warga dapat segera pulih kembali sejalan dengan pembangunan ulang infrastruktur desa.






