apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Nasional

Jumlah Manajer Melimpah, Mengapa Operasional Koperasi Desa Merah Putih Masih Minim?

Agus CahyonoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 15.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Jumlah Manajer Melimpah, Mengapa Operasional Koperasi Desa Merah Putih Masih Minim?
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Pemerintah baru saja meluluskan puluhan ribu peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk ditugaskan sebagai pengelola lembaga ekonomi di tingkat tapak. Sebanyak 33.785 peserta program tersebut secara resmi dinyatakan lolos sebagai calon manajer untuk Koperasi Desa Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih pada Jumat, 31 Juli 2026. Kelulusan ini dicapai setelah para peserta menyelesaikan pelatihan kepemimpinan, manajerial, dan bela negara selama 45 hari yang diselenggarakan di berbagai satuan pendidikan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Meskipun pasokan tenaga manajerial sudah siap dikerahkan, program ini menghadapi tantangan besar berupa ketimpangan antara jumlah calon pengelola dan kesiapan operasional koperasi di lapangan. Dari total peserta yang lulus, sebanyak 28.629 orang dipersiapkan khusus untuk mengelola koperasi desa. Namun, hingga saat ini, jumlah Koperasi Desa Merah Putih yang sudah benar-benar beroperasi di seluruh wilayah Indonesia baru mencapai 1.021 unit. Angka ini menunjukkan selisih yang sangat jauh dibandingkan dengan jumlah manajer yang siap bertugas.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Terkait kondisi infrastruktur fisik koperasi, data menunjukkan bahwa kendala utama bukan semata-mata pada ketiadaan bangunan. Saat ini, tercatat ada 18.672 unit koperasi yang sebenarnya telah selesai dibangun tetapi statusnya belum beroperasi. Di samping itu, sebanyak 3.558 unit koperasi lainnya masih berada dalam tahap pembangunan fisik.

Baca Juga

Mengapa Yogyakarta Memiliki Dua Stasiun Utama yang Berdekatan? Ini Sejarahnya

Mengapa Yogyakarta Memiliki Dua Stasiun Utama yang Berdekatan? Ini Sejarahnya

Merespons situasi ini, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, memberikan proyeksi optimistis saat menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan SPPI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Jumat, 31 Juli 2026. Joao memproyeksikan bahwa sekitar 35.000 unit koperasi akan rampung diselesaikan dalam waktu kurang dari dua hingga tiga minggu ke depan. Ia menegaskan bahwa para lulusan pelatihan ini nantinya akan langsung diterjunkan ke titik-titik koperasi yang dinilai sudah siap untuk menjalankan kegiatan operasionalnya.

Kondisi serupa berupa ketimpangan jumlah personel dan pos operasional juga membayangi program Kampung Nelayan Merah Putih. Dari total lulusan program SPPI, sebanyak 5.159 peserta dinyatakan lolos untuk menjadi calon manajer di sektor ini. Kontras dengan jumlah personel tersebut, pos kampung nelayan yang sudah berdiri saat ini baru berkisar di angka 100 titik saja di seluruh Indonesia.

Baca Juga

Rencana Upacara HUT ke-81 RI oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta dan Rangkaian Acaranya

Rencana Upacara HUT ke-81 RI oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta dan Rangkaian Acaranya

Untuk mengatasi ketertinggalan infrastruktur di sektor kelautan ini, PT Agrinas Jaladri Nusantara selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengurusi program Kampung Nelayan Merah Putih tengah berupaya melakukan akselerasi. Sekretaris PT Agrinas Jaladri Nusantara, Febi Chadimun, menjelaskan bahwa pihaknya membidik target penambahan pos kampung nelayan hingga mencapai 1.369 titik sepanjang tahun ini. Langkah ini diharapkan mampu memperkecil kesenjangan agar para calon manajer yang telah dilatih dapat segera berkontribusi secara nyata di komunitas pesisir.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Koperasi Desa Merah PutihSPPIKampung Nelayan Merah PutihAgrinas Pangan NusantaraPT Agrinas Jaladri Nusantara

Berita Terbaru Lainnya

Masa Depan dan Peta Persaingan Bisnis Kecantikan di Era Beauty TechInvestor Bintang Hilang Kendali Dana Rp 730 T, Taruhan AI Berujung PetakaSMBC Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,4 Triliun pada Semester I-2026Memahami Pengawasan Melekat dalam Pemeriksaan Kasat Narkoba Polres Tangerang SelatanKPK Tegaskan Pemanggilan Raja Juli Antoni Tergantung Kebutuhan Penyidikan, Bukan Desakan PublikMengapa Yogyakarta Memiliki Dua Stasiun Utama yang Berdekatan? Ini SejarahnyaRencana Upacara HUT ke-81 RI oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta dan Rangkaian AcaranyaPrabowo Minta Semua Elite Bersatu, Dari Politik hingga Seni

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap