Kekhawatiran mendalam melanda dunia sepak bola setelah bintang muda Bayern Munchen, Jamal Musiala, mengalami kolaps sebanyak dua kali dalam dua pertandingan beruntun dalam kurun waktu empat hari. Kejadian tak terduga ini memicu pertanyaan besar mengenai kondisi kesehatan gelandang serang berusia 23 tahun tersebut.
Insiden pertama terjadi saat Bayern Munchen menjamu RB Leipzig di Allianz Arena pada Sabtu malam, 15 Agustus. Musiala masuk sebagai pemain pengganti Arijon Ibrahimovic pada menit ke-69. Ia sempat membawa timnya unggul 3-1 lewat gol yang dicetaknya pada menit ke-81. Namun, hanya dua menit berselang, pemain dengan tinggi badan 184 cm ini tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan ambruk di lapangan tanpa adanya benturan atau tekel dari pemain lawan. Rekan setimnya, Ismael Saibari, dengan sigap menahan tubuh Musiala agar tidak langsung membentur tanah, disusul oleh Joshua Kimmich dan tim medis yang segera memberikan pertolongan pertama.
Tiga hari kemudian, insiden serupa kembali terulang. Pada Selasa, 18 Agustus 2026, Bayern Munchen melakoni laga persahabatan di markas Heidenheim, Voith-Arena. Dalam laga ini, manajer Vincent Kompany memasukkan Musiala pada menit ke-60 untuk menggantikan Ismael Saibari. Namun, baru enam menit berada di atas lapangan, Musiala tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan tersungkur tanpa adanya kontak fisik dari pemain lawan. Akibat kejadian tersebut, ia harus ditarik keluar lapangan dan digantikan oleh Baro Sapoko Ndiaye.
Polri Bantah Febrie Adriansyah soal Penggeledahan Harus Izin Jaksa Agung

Melalui akun Instagram pribadinya, Musiala memberikan penjelasan mengenai kondisi kesehatannya. Pemain kelahiran Stuttgart, Jerman, pada 26 Februari 2003 ini membeberkan bahwa dirinya didiagnosis mengalami absence seizures atau kejang absans sementara yang dapat diobati, yang disebabkan oleh gangguan saraf. Musiala menegaskan bahwa kondisi neurologis ini tidak menimbulkan risiko kesehatan tambahan atau jangka panjang bagi dirinya. Sebagai informasi, episode kejang absans ini biasanya berlangsung singkat, sekitar 3 hingga 15 detik. Kondisi ini umumnya memengaruhi 6 hingga 8 dari 100.000 anak di bawah usia 15 tahun, meskipun juga dapat dialami oleh orang dewasa.
Sebelum insiden ini terjadi, Musiala dikenal sebagai salah satu talenta muda paling cemerlang di Eropa. Ia memulai karier juniornya di klub Jerman, TSV Lehnerz, pada tahun 2011, sebelum menyeberang ke Inggris untuk memperkuat tim muda Chelsea pada periode 2011 hingga 2019. Di tingkat internasional, Musiala sempat membela tim nasional muda Inggris (U15, U16, U17, dan U21) dengan mencetak 9 gol dari total 21 penampilan. Namun, pada 24 Februari 2021, ia akhirnya memilih untuk mewakili Jerman di tingkat senior. Hingga kini, ia telah mencatatkan 42 penampilan internasional dan mencetak 9 gol bersama timnas senior Jerman.
Soroti Kelelahan Awak Kapal, Menhub Jelaskan Aturan Jam Kerja Pelaut

Karier profesionalnya bersama Bayern Munchen dimulai sejak ia bergabung pada tahun 2019. Dipin






