apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Nasional

Istana dan Menteri Perdagangan Beri Tanggapan Soal Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal

Agus CahyonoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 08.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Istana dan Menteri Perdagangan Beri Tanggapan Soal Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Istana Kepresidenan memberikan penjelasan terkait fenomena pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan atau mal di berbagai daerah. Langkah pengamanan fisik yang dilakukan oleh pengelola mal ini sempat memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat mengenai kondisi keamanan terkini.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan adanya potensi ancaman keamanan. Penjelasan ini disampaikan oleh Budi saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Guna memastikan situasi di lapangan, Kementerian Perdagangan juga telah berkoordinasi dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Meski demikian, Budi mengakui bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti alasan mendetail dari para pengusaha pusat perbelanjaan dalam memutuskan pemasangan pagar tersebut.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Selain Kementerian Perdagangan, pihak Istana Kepresidenan juga turut memberikan tanggapan atas isu ini. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, mengimbau masyarakat agar tidak membesar-besarkan persoalan pemasangan pagar di area mal tersebut. Hasan juga meminta kalangan jurnalis dan media massa untuk senantiasa memeriksa kebenaran fakta di lapangan terkait beredarnya informasi-informasi yang dapat memicu ketakutan atau penyebaran kabar yang meresahkan di tengah publik.

Baca Juga

Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Jakarta dan Surabaya Picu Kehebohan di Media Sosial

Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Jakarta dan Surabaya Picu Kehebohan di Media Sosial

Fenomena pemasangan pagar pembatas ini terlihat di beberapa titik strategis. Salah satunya terpantau di pusat perbelanjaan Kota Kasablanka yang terletak di wilayah Jakarta Selatan. Di lokasi tersebut, kini terpasang pagar baru berwarna abu-abu dengan panjang mencapai 100 meter dan tinggi sekitar 2,5 meter. Pagar pembatas fisik ini dipasang membentang di bagian depan mal, tepatnya di area dekat pintu masuk utama kendaraan roda empat dari arah Jalan Raya Casablanca. Fenomena serupa dilaporkan terjadi secara serentak di sejumlah pusat perbelanjaan lain di beberapa wilayah, termasuk di Jakarta dan Surabaya.

Untuk meredam spekulasi liar, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia memberikan klarifikasi mengenai tujuan dari kebijakan ini. Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, menyatakan bahwa pemasangan pagar di area pusat perbelanjaan, termasuk yang berada di wilayah Jakarta, ditujukan semata-mata untuk menciptakan ketertiban umum. Menurut Alphonzus, jika saat ini ada beberapa pengelola mal yang baru mulai memasang pagar, hal itu lebih didasari oleh kepentingan menjaga ketertiban di lingkungan sekitar mal.

Baca Juga

Pemkot Malang Perkuat Program 3 Juta Rumah demi Ekosistem Permukiman Berkelanjutan

Pemkot Malang Perkuat Program 3 Juta Rumah demi Ekosistem Permukiman Berkelanjutan

Lebih lanjut, Alphonzus Widjaja menjelaskan bahwa beberapa pusat perbelanjaan memiliki posisi geografis yang berdekatan dengan jalur yang sering dilalui oleh massa demonstrasi. Dalam situasi tertentu, pengelola mal membutuhkan batas atau perimeter yang jelas untuk memastikan ketertiban di area properti mereka tetap terjaga dengan baik. Dengan adanya batas fisik tersebut, diharapkan alur pergerakan publik di sekitar pusat perbelanjaan dapat lebih teratur dan meminimalkan potensi gangguan yang tidak diinginkan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

pusat perbelanjaankementerian perdaganganHasan NasbiIstana KepresidenanAPPBIBudi Santoso

Berita Terbaru Lainnya

Konsolidasi Asuransi BUMN Ditargetkan Rampung Bertahap hingga Awal 2027Bank Neo Commerce Targetkan Bebas Defisit dalam Dua Tahun demi Buka Peluang DividenPemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Jakarta dan Surabaya Picu Kehebohan di Media SosialDTKJ Nilai Tarif Baru TransBandara Blok M - Soekarno-Hatta Rp 15.000 Sangat WajarRumah Kontrakan Polisi di Karawang Dirusak Massa Bersenjata Tajam, Diduga Terkait Kasus Obat KerasPemkab Bekasi Ajak Guru dan Orang Tua Edukasi Bahaya Internet untuk Lindungi AnakAjax Amsterdam Resmi Rekrut Julian Brandt dari Borussia DortmundPiala AFF 2026, Shayne Pattynama Cetak Gol, Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap