Pemerintah Iran dan Oman secara resmi telah mengumumkan tercapainya kesepahaman baru mengenai koordinat geografis untuk jalur pelayaran di Selat Hormuz. Langkah diplomatik ini menjadi sorotan internasional yang sangat penting di tengah situasi keamanan regional di Timur Tengah yang saat ini masih diliputi oleh ketidakpastian. Menurut keterangan dari Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, pada hari Rabu, 5 Agustus 2026, kedua belah pihak saat ini tengah bekerja keras untuk merampungkan pengumuman bersama guna meresmikan detail dari kesepakatan tersebut.
Meskipun draf pengumuman resmi tersebut masih dalam proses penyelesaian akhir oleh perwakilan kedua negara, rincian awal mengenai isi dari kesepakatan ini sudah mulai terungkap ke publik. Berdasarkan laporan dari sumber senior di Iran serta dua pejabat di kawasan regional yang memberikan keterangan kepada Reuters, kesepakatan yang sedang dibahas tersebut nantinya akan memberikan wewenang penuh kepada Teheran untuk memegang kendali atas kapal-kapal yang memasuki wilayah Teluk melalui Selat Hormuz. Hal ini menandai perubahan situasi yang cukup signifikan bagi kawasan tersebut, mengingat sebelum konflik bersenjata berkecamuk, Selat Hormuz dikenal memiliki status sebagai jalur perairan internasional yang netral.








