apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Politik

Inisiatif Kabinet Bayangan Diklaim Murni Kritik Tanpa Niat Makar

Nyaring AranPublished 28 Jul 2026 - 08.42 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Inisiatif Kabinet Bayangan Diklaim Murni Kritik Tanpa Niat Makar
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Di tengah minimnya fungsi pengawasan formal terhadap jalannya pemerintahan saat ini, sekelompok akademisi dan pegiat masyarakat sipil mengambil langkah tidak biasa dengan membentuk struktur Kabinet Bayangan. Langkah tak lazim ini sempat memicu kekhawatiran publik serta spekulasi mengenai legalitas gerakan tersebut di mata hukum. Namun, pakar hukum tata negara sekaligus Menteri Sekretaris Negara Kabinet Bayangan, Feri Amsari, menegaskan bahwa gerakan ini sama sekali tidak berniat melakukan kudeta atau tindakan makar terhadap pemerintahan sah di bawah Presiden Prabowo Subianto.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta Pusat pada Senin, 27 Juli 2026, Feri memaparkan argumentasi hukum yang kuat untuk menepis tuduhan miring tersebut. Ia menjelaskan bahwa pembentukan kabinet alternatif ini tidak memenuhi satu pun unsur makar sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Feri secara rinci merujuk pada Pasal 104, 107, 108, dan 109 KUHP yang mengatur tentang tindak pidana keamanan negara. Menurutnya, tidak ada tindakan fisik, mobilisasi kekuatan bersenjata, maupun upaya merebut wilayah NKRI yang dilakukan oleh kelompoknya.

Also Read

Pemadaman Listrik Sepuluh Jam Memicu Gerakan Melumpuhkan Pemerintah Libya

Pemadaman Listrik Sepuluh Jam Memicu Gerakan Melumpuhkan Pemerintah Libya

Gerakan ini, lanjut Feri, murni merupakan simulasi kebijakan publik dan ruang diskusi alternatif. Kabinet Bayangan tidak berupaya menyerang fisik presiden maupun wakil presiden, juga tidak berniat mengubah struktur kementerian yang sedang berjalan di bawah pemerintahan resmi. Kelompok masyarakat sipil ini menegaskan bahwa mereka tidak memiliki kekuatan militer atau senjata untuk melakukan kudeta. Senjata utama yang mereka miliki hanyalah argumen dan gagasan yang disalurkan melalui pengeras suara untuk menyuarakan aspirasi masyarakat luas.

Pembentukan wadah yang mengisi 15 pos kementerian tandingan ini dilatarbelakangi oleh kekosongan peran oposisi formal di parlemen. Saat ini, Kabinet Merah Putih didominasi oleh koalisi partai politik besar, sehingga fungsi kontrol (checks and balances) terhadap eksekutif dinilai melemah secara signifikan. Feri menyayangkan kondisi di mana banyak figur kompeten di Indonesia yang sebenarnya mampu memberikan kontribusi besar bagi tata kelola negara, namun tersingkir akibat sandera kepentingan politik praktis. Hal inilah yang mendorong lahirnya inisiatif mandiri tersebut sebagai respons atas kebuntuan politik.

Also Read

Perang Buntu dengan Iran Mulai Menyudutkan Posisi Politik Donald Trump

Perang Buntu dengan Iran Mulai Menyudutkan Posisi Politik Donald Trump

Untuk menjaga independensi dan integritas gerakan, seluruh operasional Kabinet Bayangan dipastikan berjalan secara sukarela dan tanpa bayaran demi kepentingan umum (pro bono). Gerakan ini juga mengklaim steril dari pengaruh maupun sokongan finansial partai politik serta tokoh politik tertentu. Feri meyakini bahwa hak bicara adalah instrumen kontrol sosial yang sah dalam iklim demokrasi, meskipun suara kritis sering kali dipandang sebagai ancaman oleh penguasa yang enggan dikritik. Melalui gerakan ini, masyarakat sipil ingin menunjukkan bahwa fungsi pengawasan publik harus tetap hidup.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

Kabinet BayanganFeri AmsariMasyarakat SipilOposisiMakar

Berita Terbaru Lainnya

Marc Klok Sebut Indonesia Harusnya Bisa Cetak Lebih Banyak Gol ke Gawang KambojaIndonesia Perjuangkan Pembebasan Bea Masuk Minyak Sawit di Pasar Amerika SerikatPemerintah Siapkan Skema Baru Insentif Kendaraan Listrik demi Proyek Mobil NasionalKamboja Petik Pelajaran Berharga Usai Ditekuk Indonesia di Piala AFFKrom Bank Luncurkan Gerakan Kromovement untuk Dorong Dampak Sosial BerkelanjutanPetugas Gulkarmat Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Kafe di Ciracas Jakarta TimurKebakaran Lahan Sampah di Kalideres Berhasil Dipadamkan dalam Satu JamMisteri Kematian Sutrimo di Pelataran Klinik Kecantikan yang Lama Tutup

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Belajar dari Kasus Lubuk Pakam, Ini Prosedur Aman Aktivasi Rekening PIP

Pendidikan

Belajar dari Kasus Lubuk Pakam, Ini Prosedur Aman Aktivasi Rekening PIP

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap