Indonesia kini resmi menapaki babak baru dalam dinamika demografinya dengan memasuki fase aging population atau penuaan penduduk. Berdasarkan data terbaru, proporsi penduduk lanjut usia di tanah air telah menyentuh angka 11,97 persen dari total populasi. Fenomena ini berjalan beriringan dengan laju pertumbuhan penduduk nasional yang kian melambat, yang kini tercatat berada di angka 1,08 persen per tahun. Di sisi lain, angka kelahiran total atau Total Fertility Rate (TFR) juga mengalami penurunan hingga mencapai rata-rata 2,13 anak per perempuan.
Perubahan struktur demografi ini membawa konsekuensi langsung terhadap keseimbangan beban ketergantungan ekonomi di masyarakat. Rasio ketergantungan (dependency ratio) Indonesia kini dilaporkan merangkak naik hingga menyentuh angka 45,05. Kenaikan rasio ini mengindikasikan bahwa setiap kelompok usia produktif harus menanggung beban ekonomi yang semakin besar untuk menyokong kelompok usia non-produktif, khususnya kelompok lanjut usia yang jumlahnya terus bertambah secara signifikan.








