apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Indonesia Masuk Fase Swasembada Beras, Stok Nasional Capai 26 Juta Ton

Togar PanjaitanDiterbitkan 8 Agu 2026 - 22.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Indonesia Masuk Fase Swasembada Beras, Stok Nasional Capai 26 Juta Ton
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan keberhasilan negara dalam memasuki fase swasembada beras yang dimulai sejak tahun 2025. Pencapaian luar biasa ini dideklarasikan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 31 Desember 2025 tepat pukul 24.00 WIB. Deklarasi tersebut menandai keberhasilan yang dicapai jauh lebih cepat dari target awal yang ditetapkan oleh pemerintah. Pada awal masa kepemimpinannya, Presiden Prabowo Subianto sebenarnya memberikan target waktu selama empat tahun kepada tim pangan untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Namun, realisasi di lapangan menunjukkan hasil yang lebih progresif sehingga swasembada beras dapat dicapai dan diumumkan pada penghujung tahun 2025. Langkah ini kini menjadi fondasi kokoh bagi pemerintah untuk terus menjaga kedaulatan pangan nasional.

Kementerian Pertanian

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
(Kementan) mencatat bahwa total ketersediaan pasokan beras di dalam negeri saat ini telah menyentuh angka 26 juta ton. Berdasarkan data tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa cadangan beras yang dimiliki Indonesia saat ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Republik Indonesia. Ketersediaan pasokan dalam jumlah besar ini memberikan jaminan keamanan pangan yang kuat bagi seluruh lapisan masyarakat di berbagai wilayah tanah air.

Secara lebih terperinci, total pasokan beras nasional yang mencapai 26 juta ton tersebut ditopang oleh beberapa instrumen penyimpanan dan potensi produksi. Komponen pertama adalah stok fisik yang berada di dalam gudang Perum Bulog, yang tercatat sebesar 5,2 juta ton. Komponen kedua berasal dari cadangan yang tersimpan di sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka) dengan jumlah akumulasi sekitar 10,8 juta ton. Sementara itu, komponen ketiga adalah potensi panen padi di lapangan (standing crop) yang diperkirakan mampu menyumbang hingga 10 juta ton. Meskipun angka potensi panen dari standing crop ini masih berupa estimasi yang bergantung pada kelancaran proses pertanian di lapangan, keberadaannya memperkuat posisi cadangan pangan nasional.

Baca Juga

Butuh Rp 150 Miliar untuk Benahi Gunungan Sampah TPST Bantar Gebang

Butuh Rp 150 Miliar untuk Benahi Gunungan Sampah TPST Bantar Gebang

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa peningkatan produksi beras nasional yang signifikan ini merupakan hasil nyata dari perbaikan menyeluruh yang dilakukan dari sektor hulu hingga ke hilir. Salah satu kebijakan strategis yang memberikan dampak besar adalah program optimasi lahan di wilayah rawa yang digalakkan oleh pemerintah. Melalui program optimasi ini, indeks pertanaman di sejumlah wilayah berhasil ditingkatkan secara drastis. Lahan pertanian yang semula hanya mampu melakukan satu kali panen dalam setahun, kini dapat dioptimalkan untuk melaksanakan dua hingga tiga kali panen dalam setahun. Peningkatan frekuensi panen ini secara langsung mendongkrak volume produksi padi secara nasional.

Selain fokus pada peningkatan produksi di tingkat hulu, pemerintah juga menaruh perhatian besar pada aspek distribusi di tingkat hilir guna menjaga stabilitas harga. Beras SPHP disalurkan secara aktif oleh pemerintah melalui berbagai kanal distribusi resmi dengan mengacu pada ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau dan tetap sesuai dengan koridor regulasi yang berlaku.

Baca Juga

Kemenhut Gelar Pelatihan Diplomasi untuk Perkuat Posisi Kehutanan Indonesia di Kancah Global

Kemenhut Gelar Pelatihan Diplomasi untuk Perkuat Posisi Kehutanan Indonesia di Kancah Global

Hingga memasuki awal Agustus 2026, realisasi penyerapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Penyerapan CBP tercatat telah mencapai 87,4 persen, yang nilainya setara dengan 3,5 juta ton beras. Dengan realisasi penyerapan tersebut, total keseluruhan stok beras yang dikelola oleh Perum Bulog saat ini telah mencapai 5,4 juta ton. Keberadaan cadangan beras yang kuat ini diharapkan dapat terus menjadi penyangga utama dalam menjaga kedaulatan pangan serta mengantisipasi dinamika kebutuhan pangan nasional di masa-masa mendatang.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ketahanan panganBulogKementerian PertanianSwasembada Beras

Berita Terbaru Lainnya

Butuh Rp 150 Miliar untuk Benahi Gunungan Sampah TPST Bantar GebangKemenhut Gelar Pelatihan Diplomasi untuk Perkuat Posisi Kehutanan Indonesia di Kancah GlobalBaznas RI dan KHCF Yordania Perkuat Layanan Kesehatan dan Gizi bagi Warga PalestinaMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tinjau PSO Bea Cukai Kupang untuk Perkuat Pengawasan LautKemendagri Tegaskan HGB Ruko Sukaramai Trade Center Tak Bisa Diperpanjang, DPRD Pekanbaru Harap Polemik SelesaiFilm Kuasa Gelap, Perjanjian Darah Tayang dalam Format IMAX Mulai 8 OktoberTren Kamp Kecerdasan Finansial Anak, Orang Tua Siapkan Rp34 Juta demi Cetak 'Warren Buffett' CilikGubernur Bali Wayan Koster Bantah Hambat Program Makan Bergizi Gratis

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026