Peristiwa tragis terjadi di wilayah Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Ngawi, di mana seorang wanita ditemukan meninggal dunia di rumahnya sendiri. Korban merupakan seorang ibu paruh baya yang diidentifikasi dengan inisial K, berusia 54 tahun. Korban K ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tubuh yang bersimbah darah di kediamannya yang terletak di Desa Wonokerto. Secara administratif, lokasi kejadian perkara ini berada di Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Penemuan jasad korban yang bersimbah darah ini menjadi perhatian setelah korban ditemukan tidak bernyawa di area rumahnya sendiri.
Jasad korban berinisial K pertama kali ditemukan oleh suaminya sendiri. Peristiwa penemuan tubuh korban ini terjadi pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB. Pada waktu tersebut, sang suami baru saja kembali ke rumah setelah pulang dari sawah. Ketika tiba di rumah setelah pulang dari sawah, sang suami mendapati istrinya sudah meninggal dunia. Jasad sang istri ditemukan tergeletak di dalam sebuah bangunan gudang yang posisinya berada di bagian belakang rumah mereka di Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
Setelah penemuan jasad korban K yang bersimbah darah, muncul dugaan kuat mengenai pelaku di balik peristiwa ini. Korban K diduga kuat telah dibunuh oleh anak kandungnya sendiri. Terduga pelaku pembunuhan tersebut adalah seorang wanita berinisial D, yang berusia 37 tahun. D merupakan putri kandung dari korban K yang ditemukan tewas di gudang belakang rumah tersebut. Polisi menduga kuat bahwa D adalah sosok yang bertanggung jawab atas kematian ibu kandungnya yang berusia 54 tahun tersebut di kediaman mereka.
Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Mengenai kondisi dari terduga pelaku berinisial D, pihak berwajib memberikan penjelasan terkait latar belakang kesehatannya. Wanita berusia 37 tahun yang diduga membunuh ibu kandungnya sendiri ini diketahui memiliki gangguan kesehatan mental. Terduga pelaku D merupakan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Selain itu, terduga pelaku D juga diketahui masih aktif menjalani pengobatan medis untuk mengatasi kondisi kesehatan mentalnya tersebut hingga saat terjadinya peristiwa tragis di Desa Wonokerto ini.
Di lokasi kejadian perkara, tepatnya di dekat posisi jasad korban ditemukan, pihak kepolisian menemukan barang bukti yang berkaitan dengan kematian korban. Polisi menyita sebatang bambu yang berlumuran darah sebagai barang bukti. Bambu berdarah tersebut ditemukan tergeletak di dekat tubuh korban K di dalam bangunan gudang bagian belakang rumah. Penyitaan barang bukti berupa bambu berlumuran darah ini dilakukan untuk kepentingan penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat guna mengungkap kasus kematian ibu kandung tersebut.
Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Kasus dugaan pembunuhan ibu kandung oleh anaknya yang mengalami gangguan jiwa ini dikonfirmasi oleh pihak kepolisian setempat. Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengungkapkan rincian mengenai peristiwa tragis yang menimpa korban K di Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ini. Pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa bambu berlumuran darah yang ditemukan di dekat jasad korban, serta memperhatikan kondisi terduga pelaku D yang merupakan ODGJ yang masih aktif menjalani pengobatan.






