Rutinitas Sabtu pagi di kawasan rumah susun ASN 3 Tower 6, Kota Nusantara, mendadak berubah menjadi hening yang meremas. Di salah satu unit hunian, sosok yang selama ini menjadi corong pembangunan ibu kota baru terbaring tanpa nyawa. Troy Harold Yohanes Pantouw, Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), mengembuskan napas terakhirnya di tempat yang seharusnya menjadi ruang istirahat dari padatnya jadwal kenegaraan.
Berdasarkan keterangan Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, pagi itu mendiang sudah terjaga dan beraktivitas seperti biasa sejak pukul enam waktu setempat. Rencananya, pukul delapan ia akan meluncur ke Balikpapan untuk memimpin ibadah di sebuah gereja. Troy dikenal bukan sekadar juru bicara yang fasih menjelaskan visi Nusantara, tetapi juga figur yang kerap menyempatkan diri melayani komunitas, sebuah sisi personal yang mungkin tak banyak tersorot kamera.
Tanda tanya mulai muncul ketika sopir pribadi yang bertugas mengantarnya tak kunjung mendapat respons. Panggilan telepon bersambung sunyi, berulang kali. Dari kekhawatiran yang memuncak, sopir itu memilih mendatangi langsung kamar Troy. Ketukan dan panggilan nama juga tak berbalas. Keputusan membuka paksa pintu yang terkunci akhirnya membawa mereka pada pemandangan yang tak disangka: Troy tengah berbaring di atas tempat tidur, tanpa tanda-tanda bernapas.
PKB Nilai Prabowo Demokrat Sejati Usai Sebut Hati PDIP Sama dengan Pemerintah

Jenazah segera dilarikan ke rumah sakit terdekat sekitar pukul 12.45 Wita. Tim dokter yang melakukan pemeriksaan tak menemukan satu pun jejak mencurigakan pada tubuhnya. Pada pukul 14.25 Wita, hasil observasi medis menyimpulkan penyebab wafat murni karena faktor alami. Informasi yang dihimpun dari keluarga mengonfirmasi bahwa Troy memiliki riwayat hipertensi dan selama ini disiplin mengonsumsi obat demi menjaga kesehatannya. Diagnosa itu sekaligus menepis segala spekulasi dan menegaskan bahwa sang jubir pergi dalam tenang, meski tanpa aba-aba.
Setelah proses administrasi dan penghormatan di RS Hermina IKN rampung, jenazah Troy langsung diterbangkan ke Jakarta pada hari yang sama. Pihak otorita memperkirakan almarhum akan tiba di rumah duka pada Minggu pagi, 26 Juli 2026, disambut keluarga yang tak sempat mendengar suaranya lagi di ujung telepon. Kepergiannya meninggalkan ruang kosong di barisan komunikasi IKN, tepat ketika proyek besar ini mulai menemukan bentuknya.
MK, Kuota Hangus adalah Penguasaan Sepihak atas 'Harta' Digital Rakyat

Insiden ini menjadi pengingat bahwa di balik narasi besar tentang pemindahan ibu kota, ada denyut manusiawi yang rentan. Seorang juru bicara yang setiap hari merangkai kata untuk meyakinkan publik, akhirnya menutup kisahnya sendiri tanpa sepatah kalimat pamit. Rusun ASN yang semula sunyi dari gegap gempita pembangunan, pagi itu sejenak menjadi saksi bahwa tidak semua hal bisa dikendalikan, bahkan di kota paling terencana sekalipun.






