apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Global

Heboh Usulan Perempuan Punya Empat Suami di Thailand, Mengapa Janji Kampanye Ini Menuai Kontroversi?

Parlin SinagaDiterbitkan 29 Jul 2026 - 12.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Heboh Usulan Perempuan Punya Empat Suami di Thailand, Mengapa Janji Kampanye Ini Menuai Kontroversi?
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Dunia politik Thailand kembali diguncang oleh usulan yang tidak biasa dan memicu perdebatan hangat. Mongkolkit Suksintharanont, salah satu kandidat perdana menteri dari Partai Thai Alternative (New Alternative), menjadi pusat perhatian setelah melontarkan gagasan agar kaum perempuan diizinkan untuk memiliki hingga empat suami secara legal. Usulan tersebut disampaikan secara terbuka melalui sebuah unggahan di akun Facebook pribadinya pada tanggal 13 Januari.

Bagi sebagian kalangan, gagasan ini mungkin terdengar seperti gurauan atau sekadar taktik mencari perhatian. Namun, Mongkolkit dengan tegas membantah anggapan tersebut. Ia menyatakan bahwa usulan memperbolehkan perempuan memiliki empat suami bukanlah sebuah satire atau candaan. Sebaliknya, gagasan kontroversial ini secara resmi dimasukkan ke dalam platform politik yang diusung oleh partainya untuk menghadapi pemilu mendatang. Dengan menjadikannya program resmi, isu ini bergeser dari sekadar wacana media sosial menjadi komitmen politik formal.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Langkah berani Mongkolkit ini segera mendapat respons keras dari rival politiknya. Ruangkrai Leekitwattana, seorang kandidat anggota parlemen dari Partai Palang Pracharath, mengajukan permohonan resmi kepada Komisi Pemilihan Umum Thailand untuk menyelidiki janji kampanye tersebut. Ruangkrai menilai bahwa janji politik yang diusung Mongkolkit berpotensi melanggar regulasi pemilu yang berlaku di negara tersebut, terutama terkait dengan keabsahan informasi yang disampaikan kepada publik.

Baca Juga

Semua Barang Mahal! Tetangga RI Potong Pajak & Bantu Warga Belanja

Semua Barang Mahal! Tetangga RI Potong Pajak & Bantu Warga Belanja

Salah satu poin keberatan utama yang diajukan oleh Ruangkrai berkaitan dengan klaim pembanding yang digunakan oleh Mongkolkit. Mongkolkit dilaporkan sempat membandingkan usulannya tersebut dengan ketentuan dalam hukum Islam. Ruangkrai menegaskan bahwa klaim tersebut sangat menyesatkan karena hukum Islam sama sekali tidak mengizinkan seorang perempuan memiliki lebih dari satu suami atau mempraktikkan poliandri. Di bawah aturan pemilu Thailand, setiap kandidat maupun partai politik dilarang keras menyebarkan informasi palsu atau memicu kesalahpahaman di kalangan masyarakat pemilih.

Ini bukan pertama kalinya Mongkolkit Suksintharanont melahirkan gagasan-gagasan yang memicu kontroversi. Politisi dari Partai Thai Alternative ini dikenal memiliki rekam jejak dalam mengajukan program-program yang tidak biasa. Sebelumnya, ia pernah mengusulkan pembentukan pasukan antariksa khusus untuk Thailand hanya dalam kurun waktu satu bulan setelah dirinya menjabat sebagai perdana menteri. Selain itu, ia juga sempat mewacanakan pemberian insentif berupa uang tunai bagi perempuan guna mendongkrak angka kelahiran. Program lain yang tidak kalah unik adalah usulan untuk mewajibkan olahraga setiap hari bagi warga usia produktif sebagai syarat untuk mendapatkan kenaikan gaji.

Baca Juga

Kemenkeu Cairkan Klaim Asuransi BMN Senilai Rp27 Miliar Akibat Bencana di Sumatera

Kemenkeu Cairkan Klaim Asuransi BMN Senilai Rp27 Miliar Akibat Bencana di Sumatera

Hingga saat ini, proses penyelidikan oleh Komisi Pemilihan Umum Thailand terhadap janji kampanye Mongkolkit masih berjalan, dan belum ada keputusan akhir mengenai sanksi atau tindakan hukum yang akan diambil. Kasus ini menjadi sorotan penting mengenai batasan janji kampanye dalam sistem demokrasi di Thailand, di mana batas antara kebebasan menawarkan program kerja dan kewajiban menyampaikan informasi yang akurat kini tengah diuji oleh lembaga pengawas pemilu setempat.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ThailandMongkolkit SuksintharanontPoliandriPemilu ThailandKontroversi Politik

Berita Terbaru Lainnya

CT ARSA Foundation dan AirNav Indonesia Resmikan Rumah Inspirasi Ke-10 di Aceh TamiangKepala Bakom Qodari Tanggapi Polemik 'Londo Ireng', Minta Media Fokus pada Substansi Pidato PresidenKemenag Matangkan Materi Edukasi Pencegahan Penyebaran Budaya LGBTQ di Lembaga PendidikanPrabowo Minta Antisipasi Dampak El Nino, BMKG Perkuat Modifikasi CuacaPWI Pusat Resmi Cabut Laporan Polisi Terhadap Hotman Paris Usai Sepakat DamaiSebelum Terjaring OTT KPK, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Sempat Bahas Pencegahan KorupsiBupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Jadi Kasus Ke-18 Sepanjang 2026Pemkot Jayapura Pacu Sertifikasi Kompetensi SDM Pariwisata untuk Masyarakat Asli Papua

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap