Konser Babak Top 37 Grup 4 D'Academy 8 (DA8) yang berlangsung pada Senin, 3 Agustus 2026, telah menelurkan hasil krusial bagi para kontestan. Dalam gelaran tersebut, Sakhi, peserta asal Binjai, harus merelakan langkahnya terhenti setelah dinyatakan tersenggol. Di sisi lain, persaingan ketat di panggung dangdut ini meloloskan lima kontestan lain ke babak berikutnya, memperpanjang napas mereka dalam kompetisi.
Perjalanan malam itu dimulai dengan penampilan babak duet yang memukau para juri. Pasangan duet pertama, Bintang dari Kepulauan Bangka Belitung dan Delira dari Garut, tampil di bawah arahan mentor Selfi Yamma. Membawakan lagu "Aku Dilahirkan untuk Siapa" yang dipopulerkan oleh Asep Irama, penampilan perdana mereka sukses memikat hati dewan juri hingga meraih tiga standing ovation (SO). Kesuksesan ini disusul oleh duet asuhan Fildan, yakni Ikhwan dari Polewali Mandar dan Tazir dari Langkat. Duo ini melantunkan lagu ciptaan Rhoma Irama berjudul "Azza" dan berhasil menyamai catatan duet sebelumnya dengan membawa pulang tiga standing ovation. Sementara itu, Fitri dari Makassar dan Sakhi dari Binjai yang dimentori oleh Melly Lee, tampil membawakan lagu "Derita Dibalik Tawa" milik Rhoma Irama. Sayangnya, penampilan duet terakhir ini hanya mendapatkan dua standing ovation dari dewan juri.
Panggung kemudian semakin memanas saat para kontestan tampil secara solo. Ikhwan mengawali babak ini dengan membawakan lagu "Jangan Pura-Pura" karya Mansyur S. Penampilannya yang apik diganjar tiga standing ovation sekaligus tiket lolos langsung ke babak berikutnya. Menyusul setelahnya, Delira membawakan lagu "Laila Canggung" dari Iyeth Bustam dan mendapatkan dua standing ovation. Bintang tampil bersinar dengan lagu "Menunggu" milik Ridho Rhoma, yang tidak hanya membuahkan tiga standing ovation tetapi juga tiket emas untuk melaju langsung. Sakhi, yang berusaha mengamankan posisinya lewat lagu "Gula Gula" dari Elvy Sukaesih, hanya mampu mengumpulkan dua standing ovation. Selanjutnya, Fitri memastikan diri lolos langsung berkat penampilannya membawakan lagu "Janji" milik Siti Nurhaliza. Babak solo ini kemudian ditutup oleh penampilan Tazir yang membawakan lagu "Seperti Mati Lampu".
Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Hasil akhir konser Grup 4 memastikan Bintang, Ikhwan, dan Fitri lolos secara langsung. Delira dan Tazir juga berhak melaju ke babak berikutnya menyusul rekan-rekan mereka. Dengan hasil ini, Sakhi resmi menjadi kontestan keempat yang harus tersenggol dari panggung DA8 Top 37, menyusul Revalina (Palangka Raya) dari Grup 1, Nana (Bulungan) dari Grup 2, dan Listen (Kendal) dari Grup 3 yang sudah gugur sebelumnya. Sementara itu, kelima kontestan Grup 4 yang lolos ini bergabung dengan 17 kontestan lain dari Grup 1, 2, dan 3 yang telah lebih dulu mengamankan posisi mereka di babak selanjutnya.
Para pencinta dangdut tanah air harus bersabar karena jadwal siaran langsung DA8 mengalami penyesuaian. Pada hari Selasa, 4 Agustus 2026, konser DA8 ditiadakan untuk sementara waktu. Keputusan ini diambil karena stasiun televisi Indosiar dan layanan streaming Vidio menayangkan pertandingan sepak bola semifinal Piala Presiden 2026 yang mempertemukan Persebaya melawan Arema. Laga bertajuk Derby Jawa Timur tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.30 WIB.
Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Setelah jeda tersebut, kompetisi akan berlanjut ke Grup 5 Top 37. Grup ini dihuni oleh enam kontestan yang terbagi dalam asuhan para mentor. Melly Lee mendampingi Clara dari Langkat, Mela dari Bandung, Ari dari Sampang, dan Keysha dari Belitung Timur. Sementara itu, Fildan bertindak sebagai mentor untuk Kiara asal Musi Rawas dan Rangga asal Bantaeng. Adapun untuk grup terakhir di babak ini, yaitu Grup 6, konsernya dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026. Grup 6 ini akan mempertemukan persaingan antara Azzio (Deli Serdang), Rama (Cirebon), Danil (Sumenep), Niswah (Pemalang), Melani (Sidrap), dan Zhifanna (Pesisir Selatan).






