apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Gunung Semeru Erupsi Lima Kali Sejak Dini Hari, Status Siaga Tetap Dipertahankan

Andi TobanDiterbitkan 3 Agu 2026 - 20.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gunung Semeru Erupsi Lima Kali Sejak Dini Hari, Status Siaga Tetap Dipertahankan
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat pada Senin (3/8) pagi. Gunung tertinggi di Pulau Jawa yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur ini dilaporkan mengalami lima kali erupsi beruntun sejak dini hari hingga pagi hari. Rentetan letusan ini memicu kolom abu vulkanik dengan ketinggian bervariasi yang mengarah ke beberapa penjuru mata angin.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Pos Pengamatan Gunung Semeru, rangkaian letusan dimulai sesaat setelah tengah malam. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, melaporkan bahwa erupsi pertama terdeteksi pada pukul 00.18 WIB. Pada letusan perdana ini, kolom abu teramati membubung hingga ketinggian sekitar 500 meter di atas puncak. Abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang tersebut bergerak perlahan ke arah utara. Selang 13 menit kemudian, tepatnya pukul 00.31 WIB, gunung api ini kembali meletus dengan kolom abu yang lebih tinggi, mencapai sekitar 700 meter di atas puncak. Tidak berhenti di situ, letusan ketiga terjadi pada pukul 01.46 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 600 meter di atas puncak, yang juga mengarah ke utara dengan intensitas sedang.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
Baca Juga

Dua Helikopter Pemadam Kebakaran Tabrakan di Yunani, Dua Awak Gugur Saat Jinakkan Api

Dua Helikopter Pemadam Kebakaran Tabrakan di Yunani, Dua Awak Gugur Saat Jinakkan Api

Memasuki waktu subuh dan pagi hari, aktivitas vulkanik Semeru masih terus berlanjut. Erupsi keempat tercatat terjadi pada pukul 05.50 WIB. Kali ini, tinggi kolom abu terpantau lebih rendah, yakni sekitar 300 meter di atas puncak, dengan embusan abu berwarna putih hingga kelabu berintensitas sedang yang mengarah ke barat daya. Puncaknya, letusan kelima terjadi pada pukul 07.56 WIB dengan kolom abu tebal berwarna putih hingga kelabu setinggi 700 meter di atas puncak yang mengarah ke tenggara. Erupsi kelima ini terekam jelas pada instrumen seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 22 mm dan durasi getaran selama 120 detik.

Hingga saat ini, status aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih bertahan pada Level III atau Siaga. Rentetan erupsi ini menegaskan adanya potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan warga di sekitar lereng gunung. Pihak berwenang mengingatkan adanya ancaman perluasan awan panas guguran serta aliran lahar dingin yang berpotensi meluncur hingga jarak 17 kilometer dari puncak gunung. Oleh karena itu, kesiapsiagaan masyarakat dan kepatuhan terhadap rekomendasi keselamatan menjadi hal yang mutlak diperlukan untuk menghindari jatuhnya korban jiwa.

Baca Juga

Listrik Padam di Jakarta Selatan dan Tangsel, PLN Selidiki Gangguan Jalur Gandul-Cirendeu

Listrik Padam di Jakarta Selatan dan Tangsel, PLN Selidiki Gangguan Jalur Gandul-Cirendeu

Guna mengantisipasi dampak buruk dari aktivitas vulkanik ini, sejumlah rekomendasi ketat telah dikeluarkan bagi masyarakat setempat maupun wisatawan. Warga dilarang keras melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak. Di luar jarak tersebut, aktivitas juga tidak boleh dilakukan dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena adanya risiko luapan lahar. Selain itu, kawasan dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak aktif Gunung Semeru harus steril dari segala bentuk kegiatan. Masyarakat juga diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, serta aliran lahar di sepanjang lembah dan sungai yang berhulu di puncak Semeru, khususnya di sepanjang aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

bencana alamJawa TimurGunung SemeruErupsi Semeru

Berita Terbaru Lainnya

Pemerintah Beri Lampu Hijau Ekspor Komoditas Tambang dengan Kandungan Logam Tanah JarangDua Helikopter Pemadam Kebakaran Tabrakan di Yunani, Dua Awak Gugur Saat Jinakkan ApiMengukur Keandalan Asuransi Jiwa Melalui Prestasi, BRI Life Raih Empat Penghargaan Nasional dan InternasionalAnggota DPR RI Rajiv Serap Aspirasi Warga Bandung Barat dan Nagreg Terkait Ketahanan Pangan hingga PJUListrik Padam di Jakarta Selatan dan Tangsel, PLN Selidiki Gangguan Jalur Gandul-CirendeuPansus 17 DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Pembangunan RSUD dan Gedung InspektoratKomisi Yudisial Uji Calon Hakim Agung dan Ad Hoc untuk Penuhi Lowongan di Mahkamah AgungPenyebab Mati Lampu di Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan Mulai Terungkap

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

Kesehatan

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AITeknologi 路 29 Jul 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap