Pihak berwenang di negara Guatemala secara resmi telah menaikkan tingkat siaga menjadi merah pada hari Rabu, 5 Agustus 2026 waktu setempat. Langkah darurat ini diambil setelah Gunung Fuego meletus dan menyemburkan lava serta bebatuan ke wilayah sekitarnya. Perlu diketahui bahwa status siaga merah yang ditetapkan oleh pihak berwenang tersebut merupakan tingkat peringatan tertinggi, yang menunjukkan skala bahaya yang sangat serius bagi keselamatan penduduk yang bermukim di sekitar wilayah gunung tersebut.
Gunung Fuego sendiri merupakan gunung berapi paling aktif di kawasan Amerika Tengah. Erupsi yang terjadi kali ini membuat gunung tersebut terus memuntahkan lava dan abu vulkanik ke udara secara terus-menerus. Akibat dari aktivitas vulkanik yang sangat berbahaya ini, ratusan warga yang tinggal di area lereng Gunung Fuego terpaksa harus mengungsi dan meninggalkan kediaman mereka untuk mencari tempat perlindungan yang jauh lebih aman dari ancaman bencana tersebut.








