apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Global News

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Kumamoto Jepang, Picu Ledakan Mal, Ratusan Ribu Warga Mengungsi

Nyaring AranDiterbitkan 29 Jul 2026 - 08.15 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Kumamoto Jepang, Picu Ledakan Mal, Ratusan Ribu Warga Mengungsi
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,1 mengguncang wilayah Prefektur Kumamoto di Jepang bagian selatan pada Selasa (28/7/2026) waktu setempat. Guncangan hebat ini memicu kepanikan luar biasa setelah menyebabkan ledakan besar di sebuah pusat perbelanjaan, meruntuhkan sejumlah bangunan, dan memutus aliran listrik ke puluhan ribu rumah. Otoritas setempat melaporkan adanya korban jiwa dan luka-luka, sementara sekitar 300.000 warga terpaksa dievakuasi ke tempat pengungsian.

Dampak fatal dilaporkan terjadi di pusat perbelanjaan Aeon Mall Kumamoto. Pemerintah prefektur menyatakan dua orang perempuan berusia 20-an tahun meninggal dunia akibat ledakan besar yang melanda mal tersebut. Ledakan ini menghancurkan sebagian sisi bangunan yang menampung sekitar 200 toko, meninggalkan rangka-rangka baja yang terbuka serta puing-puing yang berserakan di area parkir. Pihak pengelola mal menyatakan bahwa seluruh pengunjung dan karyawan sebenarnya telah dievakuasi sesaat setelah gempa pertama terjadi. Dugaan awal menunjukkan bahwa ledakan tersebut dipicu oleh kebocoran gas, meskipun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan. Selain korban di pusat perbelanjaan, satu orang dilaporkan tewas di dekat pusat gempa akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Jumlah korban luka dilaporkan terus bertambah seiring masuknya laporan dari berbagai wilayah terdampak. Dua rumah sakit lokal di Prefektur Kumamoto masing-masing merawat lebih dari 50 korban luka, dengan beberapa di antaranya berada dalam kondisi serius. Di sektor industri, kekhawatiran muncul setelah cerobong asap di pabrik Nippon Paper Industries runtuh, menyebabkan beberapa orang dilaporkan hilang dan belum diketahui keberadaannya hingga saat ini. Menteri Keamanan Ekonomi Jepang, Sanae Takaichi, mengonfirmasi adanya laporan mengenai korban luka, pemadaman listrik, kebakaran di beberapa wilayah, serta kerusakan parah pada infrastruktur jalan, jembatan, dan bangunan yang runtuh.

Baca Juga

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Kumamoto Jepang, WNI Diimbau Waspada dan Patuhi Otoritas

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Kumamoto Jepang, WNI Diimbau Waspada dan Patuhi Otoritas

Gempa ini juga melumpuhkan jalur transportasi dan utilitas publik secara signifikan. Sebanyak 48.000 rumah warga mengalami pemadaman aliran listrik. Di sektor transportasi, jalan raya mengalami retakan besar dan layanan kereta api termasuk Shinkansen dihentikan sepenuhnya. Bandara Kumamoto juga terpaksa menutup landasan pacunya, mengakibatkan sejumlah jadwal penerbangan dibatalkan atau dialihkan ke bandara lain. Di tengah situasi darurat ini, Otoritas Regulasi Nuklir Jepang memberikan konfirmasi bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir yang berada di wilayah terdampak tidak mengalami gangguan operasional maupun kerusakan.

Guncangan keras ini turut berdampak pada aktivitas industri teknologi dan otomotif yang beroperasi di wilayah Kumamoto. Sejumlah perusahaan raksasa seperti TSMC, Sony, dan Fujifilm sempat mengevakuasi para pekerja mereka dari fasilitas pabrik. Pihak TSMC menyatakan bahwa tidak ada kerusakan pada fasilitas mereka, dan operasional pabrik mulai dipulihkan secara bertahap. Di sisi lain, Tokyo Electron memutuskan untuk menghentikan sementara operasional di dua pabriknya hingga Rabu (29/7/2026). Langkah serupa diambil oleh produsen otomotif Honda, yang menangguhkan sementara aktivitas di pabrik sepeda motor mereka di Kumamoto.

Baca Juga

Israel Geser Pembatas "Garis Kuning", Warga Gaza Kembali Dipaksa Mengungsi

Israel Geser Pembatas "Garis Kuning", Warga Gaza Kembali Dipaksa Mengungsi

Pascabencana, Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang diperkirakan masih bisa terjadi selama sekitar satu pekan ke depan. Selain ancaman gempa susulan, otoritas setempat juga memperingatkan bahaya sengatan panas (heatstroke). Suhu udara di wilayah Kumamoto dan sekitarnya diperkirakan melonjak hingga mencapai 34 derajat Celcius, yang dapat memperburuk kondisi para pengungsi di tengah keterbatasan pasokan pascagempa.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

bencana alamgempa bumiGempa JepangKumamotoAeon Mall Kumamoto

Berita Terbaru Lainnya

Rupiah Melemah ke Rp 18.083 per Dolar AS, Pasar Respons Negatif Pengunduran Diri Gubernur BIDiler Belum Banyak, Bisakah Pemilik Mobil Lepas Servis di Bengkel Chery Group?Indeks KOSPI Korea Selatan Anjlok Hampir 11 Persen, Dipicu Kekhawatiran Sektor AI dan SemikonduktorKekeringan di Gunungkidul, Warga Dusun Kemesu Terpaksa Jual Ternak demi Beli Air BersihMilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026 Diacungi Jempol, Fasilitas Supersoccer Arena Kudus Berstandar InternasionalIHSG Diproyeksi Melemah, Pasar Masih Menanti Kepastian Gubernur Bank Indonesia DefinitifMenakar Peran Danantara di KSSK, Ikut Rapat Koordinasi, tetapi Tanpa Hak SuaraMengapa Pemerintah Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik? Ini Penjelasannya

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap