Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) DKI Jakarta dilaporkan masih terus bersiaga dan melakukan proses pendinginan di gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta hingga Sabtu pagi. Langkah penanganan ini diambil demi memastikan sisa-sisa bara api benar-benar padam secara menyeluruh setelah peristiwa kebakaran melanda gedung tersebut pada Jumat (7/8) malam. Gedung instansi pemerintah daerah yang berlokasi di kawasan Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat ini sempat gempar akibat kobaran api yang muncul di beberapa lantai atas. Pihak Command Center Damkar Jakarta memberikan konfirmasi resmi mengenai perkembangan situasi terkini pada Sabtu (8/8) pukul 06.40 WIB, yang menyatakan bahwa petugas di lapangan masih disibukkan dengan aktivitas pendinginan material pascakebakaran.
Proses pendinginan yang berlangsung hingga pagi hari ini baru dapat dilaksanakan setelah petugas di lapangan berjuang keras mengendalikan amukan si jago merah. Upaya lokalisasi api dilakukan agar dampak kebakaran tidak semakin meluas ke area lain di sekitar kompleks perkantoran tersebut. Setelah api berhasil dikontrol dan dipastikan tidak lagi membesar atau merambat ke struktur bangunan lainnya, barulah petugas Damkar mengalihkan fokus kerja mereka pada tahap pendinginan. Tahap ini sangat krusial dilakukan untuk menurunkan suhu material bangunan yang sempat terpapar suhu tinggi agar tidak memicu munculnya titik api baru.
Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, kebakaran ini melanda area yang cukup tinggi, tepatnya dari lantai 11 hingga lantai 16 gedung Bapenda DKI Jakarta. Mengingat posisi titik api yang berada di lantai-lantai atas, proses pemadaman menghadapi tantangan tersendiri. Untuk mengatasi kendala ketinggian tersebut, petugas pemadam kebakaran mengerahkan armada khusus berupa tiga unit Bronto Skylift. Kendaraan taktis pemadam kebakaran dengan tangga hidrolik tinggi ini dioperasikan guna menyemprotkan air secara langsung ke lantai-lantai yang terbakar dari arah luar gedung, sehingga memudahkan petugas menjangkau area terisolasi.
Di tengah situasi darurat yang terjadi pada Jumat malam tersebut, petugas Damkar tidak hanya fokus pada pemadaman api, melainkan juga melakukan upaya penyelamatan jiwa. Dalam proses penyisiran area gedung, petugas berhasil menemukan dan mengevakuasi satu orang pekerja yang berada di lantai 15 saat kebakaran sedang berkobar hebat. Pekerja tersebut berhasil diturunkan dengan selamat dari lantai atas gedung yang dipenuhi asap tebal. Setelah berhasil dievakuasi dari dalam bangunan, pekerja yang bersangkutan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk segera mendapatkan penanganan medis dan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.
Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Hingga saat ini, penyebab utama yang memicu terjadinya kebakaran di gedung Bapenda DKI Jakarta masih belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian maupun instansi terkait belum dapat melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh karena area gedung masih dalam proses pendinginan oleh petugas Damkar. Selain itu, belum ada laporan resmi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa tambahan dalam musibah ini, di luar satu pekerja yang telah dilarikan ke rumah sakit. Informasi mengenai total kerugian materiil yang dialami akibat kerusakan di lantai 11 hingga 16 juga masih menunggu proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut setelah situasi benar-benar dinyatakan aman sepenuhnya.






