apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Nasional

Fakta-Fakta OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro oleh KPK

Parlin SinagaDiterbitkan 30 Jul 2026 - 09.15 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Fakta-Fakta OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro oleh KPK
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan tindakan tegas melalui operasi senyap yang menyasar kepala daerah. Kali ini, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, resmi terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar oleh lembaga antirasuah tersebut. Penangkapan terhadap Anom Widiyantoro ini menjadikannya sebagai kepala daerah ke-12 yang ditangkap tangan oleh KPK sepanjang tahun 2026, yang menegaskan komitmen lembaga tersebut dalam memberantas korupsi di tingkat daerah.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Operasi penindakan berskala besar ini dilakukan oleh tim KPK secara paralel di tiga wilayah berbeda, yaitu Jakarta, Pemalang, dan Purworejo. Penangkapan Bupati Pemalang sendiri berlangsung di Jakarta pada Selasa, 28 Juli 2026. Dalam operasi di ibu kota tersebut, Anom Widiyantoro ditangkap bersama empat orang lainnya yang hingga saat ini belum diumumkan identitas resminya. Setelah penangkapan tersebut, Anom langsung dibawa menuju Gedung Merah Putih KPK di Jakarta pada Selasa malam untuk menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyelidik.

Secara keseluruhan, rangkaian OTT yang digelar di Jakarta, Pemalang, dan Purworejo ini berhasil mengamankan sebanyak 21 orang. Setelah dilakukan pemilahan dan pemeriksaan awal di lokasi masing-masing, KPK memutuskan untuk membawa 12 orang dari total 21 orang yang ditangkap tersebut ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut secara mendalam.

Baca Juga

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Salah satu rombongan yang dibawa ke Jakarta dari daerah adalah istri dari Bupati Pemalang, yakni Noor Faizah Maenofie. Rombongan yang terdiri dari Noor Faizah beserta lima orang lainnya tersebut diberangkatkan dari Pemalang menuju Jakarta dengan menggunakan sarana transportasi bus. Perjalanan rombongan ini mendapatkan pengawalan ketat dari personel kepolisian bersenjata demi keamanan. Rombongan dari Pemalang tersebut akhirnya tiba di Jakarta pada Rabu malam untuk kemudian diarahkan langsung ke kantor KPK.

Dalam kegiatan penindakan ini, tim KPK tidak hanya mengamankan para terduga pelaku, tetapi juga menyita sejumlah barang bukti penting. Salah satu barang bukti yang berhasil disita oleh petugas adalah uang tunai dalam jumlah besar, yang nilainya ditaksir mencapai lebih dari Rp2 miliiar. Uang tersebut diduga kuat merupakan bagian dari transaksi suap yang melibatkan Bupati Pemalang.

Penyelidikan tertutup yang dilakukan oleh tim KPK ini mengarah pada dua dugaan tindak pidana korupsi. Dugaan pertama adalah terkait dengan penerimaan sejumlah uang atau suap oleh Bupati Pemalang yang berhubungan dengan pengerjaan berbagai proyek di daerah tersebut. Selain perkara proyek, KPK juga tengah mendalami dugaan penerimaan uang lainnya yang berkaitan dengan praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang.

Baca Juga

Kasus Bupati Kuansing, KPK Telusuri Aliran Uang yang Dikembalikan Menteri Kehutanan

Kasus Bupati Kuansing, KPK Telusuri Aliran Uang yang Dikembalikan Menteri Kehutanan

Setelah mengamankan para pihak dan barang bukti, KPK langsung menindaklanjutinya dengan melakukan gelar perkara atau ekspose. Proses gelar perkara ini berlangsung cukup lama hingga Rabu malam untuk menganalisis seluruh bukti yang ada. Berdasarkan kecukupan alat bukti yang telah diperoleh selama proses penyelidikan, KPK menyatakan telah menetapkan pihak-pihak terkait sebagai tersangka yang akan dimintai pertanggungjawaban hukum secara resmi.

Guna memberikan kejelasan informasi kepada publik, KPK telah menjadwalkan konferensi pers pada hari Kamis, 30 Juli 2026, siang hari. Melalui konferensi pers tersebut, lembaga antirasuah ini berencana untuk mengumumkan secara resmi nama-nama tersangka yang telah ditetapkan, kronologi lengkap pelaksanaan operasi tangkap tangan di tiga wilayah tersebut, serta konstruksi perkara hukum secara menyeluruh.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKkorupsiOTTAnom WidiyantoroBupati Pemalang

Berita Terbaru Lainnya

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalKasus Bupati Kuansing, KPK Telusuri Aliran Uang yang Dikembalikan Menteri KehutananPrabowo Resmi Naikkan Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kemhan Setelah 8 Tahun, Ini RinciannyaFakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka SuaraApindo Bidik Industri MRO Jadi Mesin Baru Cetak Lapangan KerjaBos Badan Gizi Nasional Bantah Program Makan Bergizi Gratis Gerus Anggaran Renovasi SekolahIHSG Diproyeksi Melemah Hari Ini, Simak Rekomendasi Saham dari AnalisBGN Prioritaskan Pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis di Papua, Maluku, dan NTT

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap