apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Dukung Swasembada Garam 2027, K-SIGN Rote Ndao Siap Masuki Fase Produksi

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 2 Agu 2026 - 08.31 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dukung Swasembada Garam 2027, K-SIGN Rote Ndao Siap Masuki Fase Produksi
Foto/Ilustrasi: Tempo
A-A+

Pemerintah terus berupaya memperkuat ketahanan pangan nasional, salah satunya melalui pengembangan sektor pergaraman. Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) yang terletak di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini dinyatakan telah siap untuk mulai beroperasi. Kehadiran sentra industri ini diharapkan dapat menjadi pilar utama dalam menyokong target pencapaian swasembada garam nasional yang dicanangkan pemerintah pada tahun 2027 mendatang.

K-SIGN merupakan sebuah kawasan produsen garam berbasis teknologi modern yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, kawasan ini diproyeksikan bakal menjadi sentra garam industri terbesar di seluruh wilayah Indonesia. Langkah strategis ini diambil untuk mengurangi ketergantungan pada impor garam serta memastikan pasokan bagi berbagai industri dalam negeri dapat terpenuhi secara mandiri.

Dalam kunjungan kerjanya ke lokasi proyek pada hari Kamis, 30 Juli 2026, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan optimisme terhadap potensi besar kawasan ini. Menurut penjelasannya, K-SIGN diproyeksikan mampu mendongkrak produktivitas garam secara signifikan, dengan target mencapai hingga 200 ton per hektare untuk setiap tahunnya. Kunjungan kerja ini juga menjadi momentum penting untuk meninjau secara langsung kesiapan fasilitas produksi yang telah dibangun.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Hingga saat ini, pembangunan K-SIGN Rote Ndao dibagi ke dalam beberapa tahapan pelaksanaan. Pembangunan Tahap I yang mencakup lahan seluas 616 hektare telah dinyatakan rampung sepenuhnya dan kini sedang disiapkan untuk memasuki fase produksi aktif. Sementara itu, untuk Tahap II, pemerintah tengah melakukan percepatan yang meliputi proses pengadaan tanah seluas 751 hektare beserta pembangunan berbagai infrastruktur penunjang di sekitarnya. Setelah seluruh tahapan pembangunan diselesaikan secara menyeluruh, total area operasional dari K-SIGN ini diproyeksikan akan mencapai luas hingga 1.367 hektare.

Guna memastikan keberlanjutan operasional industri ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan tidak hanya fokus pada sektor produksi semata. KKP tengah membangun ekosistem pendukung yang terintegrasi secara menyeluruh dari hulu hingga ke hilir. Strategi integrasi ini mencakup penyediaan infrastruktur produksi yang memadai, kemudahan akses logistik untuk distribusi hasil panen, hingga program pemberdayaan yang menyasar langsung masyarakat pesisir di sekitar kawasan industri.

Salah satu bentuk nyata dari pemberdayaan masyarakat pesisir tersebut adalah pengembangan konsep kampung nelayan terpadu. Kawasan pemukiman nelayan ini nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas esensial, seperti gudang pendingin (cold storage), Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus nelayan, pembentukan koperasi bersama, serta fasilitasi untuk mendapatkan akses pembiayaan usaha. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup warga setempat seiring dengan berkembangnya industri garam di daerah mereka.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Kunjungan kerja ke K-SIGN Rote Ndao pada akhir Juli tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan daerah. Selain Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, turut hadir dalam rombongan tersebut Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto. Kehadiran para menteri lintas sektor ini menunjukkan komitmen kolaboratif pemerintah dalam menyukseskan proyek strategis nasional ini.

Selain jajaran menteri kabinet, peninjauan lapangan ini juga didampingi langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena dan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk. Dukungan dari lembaga legislatif juga terlihat dengan hadirnya Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, yang turut serta memantau perkembangan kesiapan infrastruktur di lapangan. Kerja sama erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan legislatif menjadi kunci penting dalam memastikan proyek ini berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Nusa Tenggara Timurswasembada garamK-SIGNRote NdaoGaram IndustriKementerian Kelautan dan Perikanan

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap