apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

DPR dan Pemerintah Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji demi Transparansi

Usat NgajiDiterbitkan 4 Agu 2026 - 11.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
DPR dan Pemerintah Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji demi Transparansi
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pihak pemerintah saat ini tengah aktif melakukan proses revisi terhadap Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji. Langkah legislatif ini diambil secara bersama-sama sebagai bentuk komitmen nyata dalam membenahi sistem yang ada. Fokus utama dari revisi undang-undang tersebut adalah untuk memperbaiki tata kelola keuangan haji di Indonesia agar menjadi jauh lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan atau akuntabel di masa mendatang.

Selain mendorong aspek transparansi dan akuntabilitas, perubahan regulasi ini juga ditargetkan untuk memperkuat struktur kelembagaan yang mengurus dana haji. Melalui penguatan kelembagaan tersebut, diharapkan sistem pengelolaan keuangan serta dana haji yang terkumpul dapat memberikan manfaat yang jauh lebih besar dan nyata bagi seluruh jemaah haji yang menjadi pemangku kepentingan utama.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji Republik Indonesia (BPKH RI), Fadlul Imansyah, memberikan pandangannya mengenai proses legislasi ini. Fadlul menyatakan bahwa revisi terhadap Undang-Undang Pengelolaan Keuangan Haji memang sudah menjadi hal yang sangat mendesak untuk segera diselesaikan oleh DPR dan pemerintah. Keterlambatan dalam memperbarui landasan hukum ini dinilai dapat membawa dampak yang kurang baik bagi ekosistem penyelenggaraan ibadah haji.

Baca Juga

Dukcapil Catat Banyak Warga Indonesia Bernama Nobita, Sasuke, hingga Justin Bieber

Dukcapil Catat Banyak Warga Indonesia Bernama Nobita, Sasuke, hingga Justin Bieber

Lebih lanjut, Fadlul Imansyah memaparkan konsekuensi jika revisi undang-undang tersebut tidak segera direalisasikan. Tanpa adanya pembaruan hukum, berpotensi besar terjadi ketidaksinkronan atau ketidakselarasan dalam berbagai hal mendasar. Ketidaksinkronan ini mencakup proses pengelolaan keuangan, pelaksanaan program, hingga tata cara penyelenggaraan ibadah haji secara menyeluruh di lapangan.

Latar belakang urgensi perubahan ini juga dipicu oleh lahirnya regulasi baru yang mengubah struktur instansi penyelenggara haji. Melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, yang merupakan Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Ibadah Haji dan Umrah, pemerintah telah menggeser kewenangan penyelenggaraan ibadah haji. Penyelenggaraan ibadah haji yang sebelumnya berada di bawah wewenang Kementerian Agama kini telah resmi dialihkan ke Kementerian Haji dan Umrah.

Meskipun aturan hukum mengenai lembaga yang menyelenggarakan ibadah haji tersebut sudah mengalami perubahan signifikan, regulasi pendukungnya yakni Undang-Undang Pengelolaan Keuangan Haji hingga kini terpantau belum diubah. Ketimpangan regulasi ini menjadi perhatian serius karena lembaga penyelenggara telah berganti, namun aturan pengelolaan keuangannya masih mengacu pada sistem lama yang belum disesuaikan.

Baca Juga

Rencana Pembentukan Satgas Pajak Kota Cirebon Menuai Kritik dari Pelaku Usaha

Rencana Pembentukan Satgas Pajak Kota Cirebon Menuai Kritik dari Pelaku Usaha

Untuk membahas isu krusial ini secara lebih mendalam dan terbuka, CNNIndonesia.com akan menyajikan ulasan lengkap melalui program podcast 'Money Honey'. Diskusi mendalam ini akan dikemas dalam tema khusus yaitu 'Blak-blakan Kepala Badan BPKH soal Pengelolaan Keuangan Haji' untuk membedah tantangan serta solusi pengelolaan dana haji ke depan.

Acara podcast ini akan menghadirkan Kepala Badan Pelaksana BPKH RI, Fadlul Imansyah, secara langsung sebagai pembicara utama. Diskusi ini akan dipandu secara interaktif oleh anchor dari CNN Indonesia TV, Elvira Khairunisa. Bagi masyarakat yang ingin menyimak pemaparan lengkap mengenai masa depan pengelolaan dana haji ini, program tersebut dapat disaksikan melalui siaran langsung (livestreaming) di laman resmi CNN Indonesia, aplikasi CNN Indonesia, serta kanal YouTube resmi CNN Indonesia pada hari Selasa (4/8) mulai pukul 19.00 WIB.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DPRBPKHKeuangan HajiKementerian Haji dan Umrah

Berita Terbaru Lainnya

Dukcapil Catat Banyak Warga Indonesia Bernama Nobita, Sasuke, hingga Justin BieberRencana Pembentukan Satgas Pajak Kota Cirebon Menuai Kritik dari Pelaku UsahaKekalahan dari Vietnam Geser Indonesia ke Posisi Tiga, Berikut Klasemen dan Jadwal Piala AFF Hari IniIHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Saham Pilihan AnalisLPS Bantah Isu Masyarakat Makan Tabungan, Sebut Simpanan Nasabah Kecil Tetap TumbuhHasil D'Academy 8 Grup 4 Top 37, Sakhi Binjai Tersenggol dan Penyesuaian Jadwal TerbaruPersaingan Sengit Semifinal Piala Presiden 2026 dan Fase Grup Piala AFF Mewarnai Jadwal Bola 4-5 AgustusTragedi Kebakaran TPS Liar Kramat Jati dan Urgensi Pembenahan Sampah Jakarta

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap