apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

DKI Jakarta Jadwalkan Modifikasi Cuaca hingga Dua Kali Sepekan Hadapi El Nino

Usat NgajiDiterbitkan 6 Agu 2026 - 10.40 路 5 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
DKI Jakarta Jadwalkan Modifikasi Cuaca hingga Dua Kali Sepekan Hadapi El Nino
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah bersiap mengambil langkah taktis guna menghadapi dampak dari fenomena El Nino yang melanda wilayah ibu kota. Sebagai bagian dari langkah antisipasi tersebut, pemerintah daerah berencana untuk melaksanakan modifikasi cuaca atau pembuatan hujan buatan. Modifikasi cuaca ini direncanakan akan dilakukan sebanyak satu atau dua kali dalam sepekan. Rencana tersebut disiapkan secara matang sebagai upaya untuk meminimalisasi berbagai dampak buruk yang mungkin ditimbulkan oleh fenomena cuaca ekstrem ini terhadap lingkungan dan masyarakat Jakarta.

Untuk merealisasikan rencana pembuatan hujan buatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan dengan berbagai instansi terkait. Koordinasi ini melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Langkah koordinasi dengan BPBD, BNPB, dan BMKG tersebut dinilai sangat krusial agar pelaksanaan modifikasi cuaca selama menghadapi musim kemarau ini dapat berjalan dengan efektif dan tepat sasaran.

Upaya mitigasi melalui modifikasi cuaca ini dilakukan karena adanya prediksi bahwa puncak musim kemarau kali ini akan berlangsung lebih lama jika dibandingkan dengan kondisi yang terjadi pada tahun 2023 lalu. Menurut penjelasan dari Pramono Anung, puncak dari fenomena El Nino ini memang diperkirakan akan berlangsung cukup panjang. Hujan alami di wilayah DKI Jakarta diprediksi baru akan mulai kembali turun sekitar akhir September atau memasuki minggu pertama hingga minggu kedua pada bulan Oktober mendatang. Oleh karena itu, langkah antisipasi sejak dini sangat diperlukan.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Meskipun rencana modifikasi cuaca telah disiapkan, pelaksanaannya di lapangan tetap menghadapi tantangan tersendiri. Pramono Anung mengemukakan bahwa peluang terbentuknya awan untuk pelaksanaan modifikasi cuaca di wilayah Jakarta saat ini relatif kecil. Kondisi udara yang kering menjadi salah satu faktor yang menyulitkan proses pembentukan awan hujan. Kendati demikian, demi mengantisipasi dampak buruk dari kemarau panjang, Pramono Anung telah memberikan persetujuan agar modifikasi cuaca atau pembuatan hujan buatan tersebut tetap diupayakan untuk dilaksanakan di area Jakarta dengan frekuensi hingga dua kali dalam sepekan.

Selain berfokus pada upaya modifikasi cuaca, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah menetapkan dua fokus utama dalam penanganan dampak musim kemarau ini. Fokus utama yang pertama adalah mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran di wilayah pemukiman maupun area lainnya. Sementara itu, fokus utama yang kedua adalah menjaga ketersediaan air bersih bagi seluruh warga DKI Jakarta. Kedua fokus ini ditetapkan secara khusus guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dan keselamatan warga tetap terjaga di tengah cuaca ekstrem.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Sebagai langkah konkret dalam mengantisipasi ancaman kebakaran, Pramono Anung secara khusus meminta kepada setiap Rukun Warga (RW) di wilayah DKI Jakarta untuk menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR). Penyediaan APAR di tingkat RW diharapkan dapat menjadi langkah pencegahan dan penanganan awal yang efektif sebelum api membesar. Kewaspadaan ini sangat penting ditingkatkan karena kondisi cuaca yang kering tidak hanya meningkatkan risiko kebakaran, melainkan juga berpotensi memicu lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di kalangan masyarakat.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

JakartaPramono AnungEl NinoModifikasi Cuaca

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap