Sebanyak 25 paket narkoba jenis sinte siap edar berhasil disita oleh jajaran Tim Jaguar Presisi Polres Metro Depok dari tangan dua orang remaja berinisial IK dan RH. Kedua pemuda yang diduga kuat bekerja sampingan sebagai kurir barang haram tersebut diringkus petugas di kawasan Bendungan Cilodong, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. Penangkapan ini sekaligus mengakhiri kecurigaan warga sekitar yang selama ini telah memantau gerak-gerik mencurigakan dari kedua pelaku.
Operasi penangkapan ini bermula ketika Tim Jaguar Presisi Polres Metro Depok tengah melaksanakan patroli rutin pada malam hari guna menjaga keamanan wilayah. Di tengah patroli, petugas menerima laporan penting dari masyarakat sekitar serta aduan melalui layanan call center 110 terkait adanya transaksi dan peredaran gelap narkoba yang kerap terjadi di sekitar Bendungan Cilodong. Laporan dari warga yang resah tersebut langsung direspons cepat oleh aparat kepolisian yang berada di lapangan.
Katim 2 Jaguar Presisi Polres Metro Depok, Ipda Suwinta, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan tersebut, timnya segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Setibanya di Bendungan Cilodong, petugas menemukan kedua remaja tersebut sedang berada di lokasi. Kecurigaan warga terbukti benar karena gerak-gerik IK dan RH memang tampak tidak wajar. Dalam keterangannya pada Kamis (6/8/2026), Ipda Suwinta membenarkan bahwa warga setempat sudah lama menaruh curiga dan mengawasi gerak-gerik kedua remaja tersebut sebelum akhirnya melapor ke polisi.
Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Saat dilakukan pemeriksaan awal dan penggeledahan badan di lokasi, petugas menemukan satu plastik klip kecil yang berisi narkoba jenis sinte. Tidak berhenti di situ, polisi kemudian memeriksa tas yang dibawa oleh kedua tersangka. Di dalam tas tersebut, petugas menemukan barang bukti yang jauh lebih besar, yakni sebanyak 25 paket sinte yang sudah dikemas rapi serta satu unit timbangan digital. Keberadaan timbangan dan puluhan paket siap edar ini memperkuat dugaan bahwa kedua remaja tersebut aktif sebagai kurir narkoba.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kedua tersangka diduga bertugas mengantarkan narkoba jenis sinte tersebut kepada para pemesan dengan menggunakan modus operandi "sistem tempel". Melalui metode ini, kurir akan meletakkan paket narkoba di suatu tempat tersembunyi yang telah disepakati, lalu mengirimkan koordinat atau petunjuk lokasi kepada pembeli agar barang tersebut dapat diambil tanpa adanya pertemuan langsung secara fisik. Polisi menduga 25 paket sinte yang disita tersebut memang sudah dipersiapkan dan siap untuk ditempel di beberapa titik.
Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Penangkapan ini juga diwarnai suasana haru ketika salah satu orang tua tersangka mendatangi lokasi kejadian saat proses pengamanan berlangsung. Orang tua tersebut tidak dapat berbuat banyak menghadapi kenyataan bahwa anaknya terlibat kasus hukum. Sambil menangis histeris, orang tua tersebut sempat memeluk anaknya yang kini harus berurusan dengan pihak berwajib. Diketahui pula bahwa baik IK maupun RH merupakan warga setempat yang tinggal tidak jauh dari area Bendungan Cilodong.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua remaja beserta seluruh barang bukti yang ditemukan langsung dibawa oleh Tim Jaguar Presisi ke Polsek Sukmajaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Terkait peristiwa ini, Ipda Suwinta mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar senantiasa meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak mereka guna mencegah keterlibatan dalam jaringan narkoba. Ia juga menegaskan bahwa masyarakat dapat segera menghubungi kantor polisi terdekat atau menggunakan layanan call center 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian atau melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.






