Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan sebagai paviliun terbaik I pilihan penyelenggara pada gelaran Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 tahun 2026. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung pada malam penutupan acara yang diselenggarakan di Kota Medan pada hari Minggu. Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari keseriusan dan kerja keras pemerintah daerah dalam memperkenalkan potensi wilayahnya di kancah provinsi.
Penghargaan prestisius ini diserahkan secara langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, kepada Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo. Setelah menerima penghargaan tersebut, Lom Lom Suwondo menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mitra kerja, serta seluruh tim paviliun yang telah bekerja keras mempersiapkan pameran. Menurutnya, kerja sama tim yang solid dan dedikasi tinggi dari semua pihak terlibat merupakan kunci utama di balik kesuksesan paviliun Deli Serdang meraih peringkat pertama.
Dalam sambutannya pada acara penutupan tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, memberikan pandangannya mengenai esensi dari pelaksanaan pameran ini. Surya memaparkan bahwa Pekan Raya Sumatera Utara bukan sekadar pameran biasa, melainkan sebuah ruang kolaborasi yang sangat strategis. Ajang ini menjadi jembatan yang mempertemukan pihak pemerintah, dunia usaha, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), berbagai komunitas, serta masyarakat luas untuk saling berinteraksi dan bersinergi demi kemajuan daerah.
Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Pada edisi emasnya yang ke-50 ini, Pekan Raya Sumatera Utara memang sengaja diarahkan untuk menjadi ruang promosi daerah yang tampil dengan konsep yang semakin modern. Pengelolaan kegiatan ini berada di bawah koordinasi PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), dengan Ferry Indra yang menjabat sebagai Direktur Utama perusahaan daerah tersebut. Sentuhan modernisasi dalam promosi daerah ini terbukti mampu meningkatkan daya tarik pameran secara keseluruhan di mata publik.
Keberhasilan konsep baru ini tercermin dari tingginya antusiasme masyarakat selama kegiatan berlangsung. Sepanjang 31 hari penyelenggaraan, Pekan Raya Sumatera Utara berhasil mencatatkan total kunjungan yang luar biasa, yakni mencapai 161.309 pengunjung. Tingginya angka kunjungan ini juga berbanding lurus dengan aktivitas ekonomi di dalam area pameran. Tercatat, perputaran transaksi ekonomi selama acara berlangsung mampu menembus angka yang sangat fantastis, yaitu mencapai Rp50,71 miliar.
Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Selain menyuguhkan paviliun dari berbagai kabupaten dan kota serta perangkat daerah, Pekan Raya Sumatera Utara tahun 2026 juga menyajikan beragam daya tarik lainnya. Pengunjung dapat menjumpai stan-stan kreatif dari para pelaku UMKM, paviliun perwakilan dari negara-negara sahabat, hingga panggung pertunjukan seni dan budaya. Tidak hanya itu, pameran ini juga dimanfaatkan untuk menyediakan akses layanan publik langsung kepada masyarakat serta menjadi sarana strategis untuk kegiatan promosi investasi daerah.






