Cuaca buruk yang melanda perairan Gresik-Bawean memaksa seorang warga Pulau Bawean mengambil langkah darurat demi menyelamatkan nyawa ibunya. H Ridwan, seorang pengusaha yang berasal dari Desa Sungaiteluk, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, harus merogoh kocek hingga Rp110 juta untuk menyewa pesawat. Langkah ini diambil guna mengevakuasi ibunya, Minasuha, yang membutuhkan perawatan medis lanjutan ke rumah sakit di Surabaya, Jawa Timur.
Keputusan evakuasi medis darurat melalui jalur udara ini terpaksa ditempuh akibat menipisnya persediaan oksigen medis di RSUD Umar Mas'ud Bawean. Kelangkaan pasokan vital ini dipicu oleh terhentinya operasional kapal logistik yang biasa menyuplai kebutuhan di wilayah tersebut. Gelombang laut yang tinggi di jalur penyeberangan Gresik-Bawean membuat kapal-kapal barang tidak dapat berlayar, sehingga distribusi logistik kesehatan menjadi terhambat.








