Cristian Gonzales Bicara Sedih dan Harapan di Balik Absennya Ricky Kambuaya dari Skuad Piala AFF 2026

Andi TobanPublished 26 Jul 2026 - 02.57 · 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Cristian Gonzales Bicara Sedih dan Harapan di Balik Absennya Ricky Kambuaya dari Skuad Piala AFF 2026
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Di sela-sela hiruk-pikuk Trophy Tour ASEAN Hyundai Cup 2026 di Jakarta, Sabtu (25/7), legenda sepak bola Indonesia Cristian Gonzales tidak bisa menyembunyikan guratan kekecewaan. Bukan karena trofi yang dipajang, melainkan karena satu nama yang tidak ikut dipanggil dalam daftar 26 pemain tim nasional untuk Piala AFF 2026: Ricky Kambuaya. Gonzales, yang akrab dengan panggilan El Loco, mengaku rasa sedih itu muncul karena ia tahu betul apa yang bisa diberikan gelandang serba bisa tersebut di lapangan.

Kambuaya belakangan jadi sosok kunci dalam momen-momen krusial timnas. Ingatan publik masih segar bagaimana aksinya menembus kotak penalti Tiongkok dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia berujung hadiah penalti yang sangat berarti. Bahkan di level klub, ia baru saja menjadi pahlawan kemenangan Dewa United atas Madura United dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bangkalan. Ironisnya, penampilan cemerlang itu belum cukup membuat pelatih John Herdman membawanya ke turnamen dua tahunan paling bergengsi di Asia Tenggara.

Also Read

Brasil Taklukkan Italia dalam Drama Lima Set di Makau, Amankan Tiket Final VNL Putri 2026

“Saya cuma sedih, sedih karena teman saya tidak dipanggil,” ujar Gonzales di hadapan awak media. Namun di balik nada sendu itu, mantan penyerang tajam yang pernah membela Garuda ini meletakkan empati pada posisi pelatih. Ia memahami bahwa setiap keputusan selalu dilandasi alasan teknis yang mungkin tidak terlihat dari luar. “Pelatih pasti punya pertimbangan terbaik,” katanya, seraya menegaskan bahwa dukungan untuk tim tetap harus dikedepankan tanpa syarat.

Optimisme Gonzales justru mengalir deras ketika bicara tentang nakhoda baru timnas. Ini adalah Piala AFF pertama bagi Herdman, dan publik berharap ia bisa mematahkan kutukan enam kali runner-up yang membayangi Indonesia sejak edisi 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, hingga 2020. Gonzales menaruh keyakinan penuh bahwa campuran pemain senior dan muda potensial yang dipilih dari pemusatan latihan di Bali akan menghasilkan tenaga baru. “Semoga yang terbaik buat pelatih dan semua pemain,” imbuhnya.

Also Read

Keseimbangan Batin Shio Anjing dan Babi di Akhir Pekan 26 Juli 2026

Skuad Garuda yang tergabung di Grup A bersama Kamboja, Singapura, Vietnam, dan Timor Leste akan mengawali kiprah dengan menjamu Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7). Nama-nama seperti Marc Klok, Jordi Amat, dan Marselino Ferdinan tetap menjadi tulang punggung, sementara wajah segar seperti Beckham Putra dan Rayhan Hannan disebut-sebut bisa menjadi senjata baru. Absennya Kambuaya mungkin meninggalkan tanya, namun bagi Gonzales, warna sepak bola justru datang dari kisah-kisah yang tak terduga. Mungkin, di masa depan, pintu itu akan terbuka lagi untuk sang gelandang yang pernah menjadi pahlawan tanpa tanda jasa di laga penting.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca