apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Butuh Rp 150 Miliar untuk Benahi Gunungan Sampah TPST Bantar Gebang

Andi TobanDiterbitkan 8 Agu 2026 - 23.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Butuh Rp 150 Miliar untuk Benahi Gunungan Sampah TPST Bantar Gebang
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq melakukan inspeksi langsung ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kunjungan kerja ini dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi tumpukan sampah sekaligus mematangkan rencana pembenahan kawasan tersebut. Pemerintah menargetkan proyek perbaikan menyeluruh di TPST Bantar Gebang dapat diselesaikan sepenuhnya pada tahun 2027 mendatang, termasuk menghentikan metode pembuangan sampah terbuka atau open dumping yang selama ini berjalan.

Langkah penataan ini didorong oleh amanat regulasi nasional yang berlaku. Berdasarkan undang-undang di Indonesia, metode pembuangan sampah dengan sistem open dumping kini telah dilarang. Pemerintah diwajibkan untuk menerapkan sistem pembuangan yang lebih aman dan terkendali melalui metode controlled landfill. Sebagai bagian dari transisi tersebut, sebagian area penimbunan sampah di Bantar Gebang saat ini sudah mulai ditangani dengan menggunakan lapisan membran khusus.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Upaya penekanan volume sampah yang masuk ke TPST Bantar Gebang secara perlahan mulai menunjukkan perkembangan. Jumlah truk pengangkut sampah yang menuju ke fasilitas ini dilaporkan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Jika sebelumnya terdapat hampir 1.200 unit armada truk sampah yang masuk setiap harinya, kini jumlah tersebut berkurang menjadi kisaran 600 hingga 700 truk per hari. Penurunan mobilitas truk ini menjadi indikasi awal adanya pengelolaan sampah yang mulai berjalan di tingkat hulu.

Baca Juga

Bupati Bandung dan KPK Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan Bersih

Bupati Bandung dan KPK Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan Bersih

Kendati demikian, tantangan finansial untuk membenahi gunungan sampah yang ada masih sangat besar. Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan bahwa biaya penutupan sampah atau capping diperkirakan berkisar antara Rp 1 miliar hingga Rp 1,5 miliar per hektare. Dengan mempertimbangkan luas keseluruhan area yang harus ditangani di Bantar Gebang, total kebutuhan anggaran untuk program capping ini diestimasi mencapai sekitar Rp 150 miliar.

Selain penutupan lahan, pemerintah juga harus memikirkan pengolahan sampah harian Jakarta yang produksinya mencapai 8.000 hingga 9.000 ton per hari. Dari total volume tersebut, sekitar 40 hingga 50 persen di antaranya merupakan sampah organik. Hal ini berarti ada sekitar 4.000 ton sampah organik yang harus dikelola setiap harinya agar tidak terus menumpuk. Salah satu solusi teknologi yang dipertimbangkan adalah pembangunan fasilitas biodigester modern, meskipun nilai investasinya diperkirakan membutuhkan dana yang sangat besar, yakni sekitar Rp 2 triliun hingga Rp 3 triliun.

Baca Juga

Pemerintah Kota New York Aktifkan Tanggap Darurat Hadapi Gelombang Panas dan Badai

Pemerintah Kota New York Aktifkan Tanggap Darurat Hadapi Gelombang Panas dan Badai

Sementara itu, untuk penanganan sampah non-organik, kapasitas pengolahan Refuse Derived Fuel (RDF) di Jakarta saat ini hampir menyentuh angka 4.000 ton per hari. Namun, kapasitas yang sudah benar-benar beroperasi saat ini baru berkisar di angka 1.000 ton per hari, yang tersebar di wilayah Rorotan dan Bantar Gebang. Optimalisasi kapasitas RDF ini menjadi kunci penting untuk menekan volume sampah yang dibuang ke landfill.

Di sisi lain, rencana penutupan sistem open dumping ini menyisakan persoalan sosial yang kompleks. Saat ini, ada sekitar 4.000 orang pemulung yang menggantungkan mata pencaharian mereka dari aktivitas memilah sampah di TPST Bantar Gebang. Agar proses transisi berjalan adil, pemerintah berencana melakukan pembahasan lintas sektoral bersama Kementerian Sosial dan Kementerian Ketenagakerjaan guna merumuskan solusi alternatif dan pembinaan bagi para pemulung yang terdampak.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jakartapengelolaan sampahBekasiTPST Bantar GebangHanif Faisol Nurofiq

Berita Terbaru Lainnya

Bupati Bandung dan KPK Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan BersihPemerintah Kota New York Aktifkan Tanggap Darurat Hadapi Gelombang Panas dan BadaiTelkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2 Senilai Rp 49,9 TriliunTransmart Gelar Full Day Sale Hari Minggu, Diskon Alat Masak Mulai Rp79.920Transmart Gelar Full Day Sale pada Minggu (9/8) dengan Diskon hingga 50 PersenPolisi Bongkar Tempat Produksi Vape Diduga Mengandung Etomidate di KemangMengenal Manfaat Air Mineral bagi Kesehatan Tubuh dan Pentingnya HidrasiKebakaran Hutan Meluas, Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Total dari 4 Pintu Masuk

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026