apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Bulog Jamin Bahan Pangan Makan Bergizi Gratis Gunakan Produk Premium Bukan Barang Subsidi

Usat NgajiDiterbitkan 4 Agu 2026 - 18.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bulog Jamin Bahan Pangan Makan Bergizi Gratis Gunakan Produk Premium Bukan Barang Subsidi
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Perum Bulog memberikan jaminan penuh bahwa seluruh bahan pangan yang dialokasikan untuk mendukung kelancaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan produk dengan kualitas premium. Pihak Perum Bulog memastikan secara tegas bahwa pasokan bahan pangan untuk program nasional ini bukanlah beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun Minyakita. Penegasan ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh komoditas yang disalurkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) benar-benar menggunakan produk non-subsidi yang masuk dalam kategori premium.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
Kepastian mengenai penyediaan kualitas bahan pangan premium ini disampaikan secara langsung oleh Direktur Utama Bulog,
Ahmad Rizal Ramdhani
. Beliau menyatakan bahwa beras yang disalurkan untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah
beras premium
. Ahmad Rizal Ramdhani juga menegaskan bahwa tidak ada beras subsidi jenis apa pun yang diberikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut. Hal ini juga mencakup komoditas Minyakita, sehingga seluruh bahan pangan yang disediakan oleh Bulog untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan merupakan produk premium.

Penjelasan resmi mengenai jaminan kualitas bahan pangan premium tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, secara langsung di Kantor Pusat Bulog yang berlokasi di Jakarta Selatan pada hari Senin, tanggal 3 Agustus 2026. Melalui pernyataan tersebut, pihak Bulog memberikan kejelasan mengenai standar komoditas pangan yang didistribusikan, sekaligus menegaskan kembali bahwa produk subsidi seperti beras SPHP maupun Minyakita tidak digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini.

Baca Juga

Riset Mahasiswa Temukan Peluang Ekonomi dan Tantangan Logistik Program Makan Bergizi Gratis di Desa

Riset Mahasiswa Temukan Peluang Ekonomi dan Tantangan Logistik Program Makan Bergizi Gratis di Desa

Sejalan dengan jaminan yang diberikan oleh Perum Bulog, pengawasan ketat terhadap operasional di lapangan juga diperketat oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengumumkan rencana untuk melakukan investigasi langsung terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Investigasi ini sengaja direncanakan untuk menyasar dapur-dapur operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terindikasi menggunakan barang bersubsidi.

Sudaryono, yang merupakan mantan Wakil Menteri Pertanian, menyampaikan rencana investigasi tersebut dalam sebuah konferensi pers resmi yang diadakan di kantor BGN, Jakarta Pusat, pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), ia memberikan penjelasan mengenai langkah penertiban yang akan diambil jika ditemukan adanya penyimpangan berupa penggunaan komoditas bersubsidi dalam operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga

Amsakar Achmad Tegaskan Pentingnya Transmigrasi untuk Pemerataan Pembangunan

Amsakar Achmad Tegaskan Pentingnya Transmigrasi untuk Pemerataan Pembangunan

Konsekuensi hukum dan finansial yang tegas akan diberlakukan bagi pengelola dapur yang terbukti melanggar aturan penggunaan bahan pangan ini. Apabila dalam proses investigasi nantinya terbukti bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan bahan pangan bersubsidi, maka selisih harga dari penggunaan barang subsidi tersebut berpotensi diminta untuk dikembalikan ke kas negara. Aturan ini diberlakukan untuk menjaga akuntabilitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebagai langkah administratif dan regulasi yang konkret di lapangan, Badan Gizi Nasional (BGN) telah menerbitkan surat edaran resmi. Surat edaran tersebut diterbitkan untuk mengatur tentang larangan penggunaan barang subsidi dalam operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui aturan dalam surat edaran ini, BGN menegaskan kembali larangan tersebut agar seluruh pengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mematuhinya dengan baik.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

beras premiumBadan Gizi Nasionalmakan bergizi gratisSudaryonoAhmad Rizal RamdhaniPerum Bulog

Berita Terbaru Lainnya

Riset Mahasiswa Temukan Peluang Ekonomi dan Tantangan Logistik Program Makan Bergizi Gratis di DesaKenaikan Suku Bunga Bank Indonesia Berhasil Tarik Modal Asing hingga 9 Miliar Dolar ASAmsakar Achmad Tegaskan Pentingnya Transmigrasi untuk Pemerataan PembangunanBPJS Kesehatan Rangkul Empat Kementerian dan Lembaga demi Keberlanjutan Program JKNPilihan Aplikasi Reksadana Terbaik 2026 untuk Diversifikasi Portofolio Multi-AsetAkses Keuangan Digital BNI untuk Mahasiswa Indonesia di Hong KongPemerintah Naikkan Margin Penugasan BULOG Jadi 7 Persen, Proyeksikan Laba Bersejarah pada Akhir 2026Pemerintah Targetkan Rasio Kewirausahaan Nasional Capai 8 Persen pada 2045

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap