Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, secara tegas membantah tudingan yang menyebutkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menguras anggaran pendapatan dan belanja negara serta mengorbankan program renovasi sekolah

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, secara tegas membantah tudingan yang menyebutkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menguras anggaran pendapatan dan belanja negara serta mengorbankan program renovasi sekolah
Pernyataan ini disampaikan guna merespons kekhawatiran publik yang mencuat setelah viralnya sebuah foto di media sosial. Foto tersebut memperlihatkan sejumlah murid di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanggirejo, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah, yang tengah menyantap menu makanan program MBG. Namun, pemandangan tersebut menjadi sorotan karena para siswa terpaksa makan di area luar ruangan, tepat di depan ruang kelas yang kondisi bagian atapnya mengalami kerusakan cukup parah.
Sudaryono menjelaskan bahwa terdapat perbedaan mendasar dalam skema pembiayaan kedua program tersebut sehingga tidak saling memotong anggaran satu sama lain. Ia menerangkan bahwa fasilitas dapur yang digunakan untuk memproduksi makanan program MBG dibangun melalui kerja sama dengan pihak mitra. Di sisi lain, proyek perbaikan dan renovasi gedung sekolah yang rusak menggunakan skema pendanaan yang berbeda, di mana anggarannya disalurkan secara langsung oleh pemerintah pusat.
Kerusakan Barang Milik Negara Akibat Bencana Sumatera Capai Rp1,06 Triliun

Komitmen pemerintah dalam membenahi infrastruktur pendidikan juga terus ditunjukkan melalui peningkatan target renovasi dari tahun ke tahun. Sepanjang tahun 2025, pemerintah tercatat telah menyelesaikan renovasi terhadap lebih dari 16 ribu unit sekolah di berbagai daerah. Sementara itu, untuk tahun ini, target unit sekolah yang akan diperbaiki melonjak drastis hingga mencapai lebih dari 70 ribu sekolah. Bahkan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sempat mengutarakan bahwa target pembenahan sekolah rusak tersebut berpeluang menyentuh angka hampir 90 ribu unit.
Proses perbaikan gedung-gedung sekolah yang mengalami kerusakan saat ini sedang gencar dilaksanakan di bawah instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto. Guna mempermudah pemetaan dan percepatan perbaikan, pemerintah juga membuka ruang bagi partisipasi masyarakat luas. Warga yang menemukan adanya fasilitas sekolah yang rusak dapat langsung melaporkannya secara daring melalui portal resmi yang telah disediakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen). Laporan yang masuk melalui portal tersebut dipastikan akan ditindaklanjuti dengan langkah perbaikan oleh pemerintah.
Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Selain menjelaskan mengenai anggaran pendidikan dan gizi, Sudaryono juga memberikan gambaran mengenai program prioritas pemerintah lainnya yang tetap berjalan optimal tanpa terganggu anggaran MBG, khususnya di sektor pertanian. Saat ini, pasokan pupuk bagi para petani dipastikan berada dalam kondisi yang cukup, bahkan pemerintah memberikan potongan harga atau diskon sebesar 20 persen guna meringankan beban petani.
Dukungan terhadap ketahanan pangan juga diperkuat melalui peningkatan anggaran pada program revitalisasi jaringan irigasi. Pada tahun lalu, anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan saluran irigasi tercatat sebesar Rp12 triliun. Angka tersebut mengalami kenaikan pada tahun ini menjadi sebesar Rp14 triliun. Melalui pemisahan skema anggaran dan peningkatan alokasi pada sektor-sektor krusial ini, pemerintah menegaskan bahwa program kesejahteraan gizi anak dan perbaikan fasilitas dasar tetap berjalan beriringan tanpa saling meniadakan.
Ikuti apriniageosat.co.id
Tambahkan ke sumber pilihan di Google
Nasional
25 Jul 2026

Ekonomi
27 Jul 2026

Pariwisata
26 Jul 2026

Hukum
27 Jul 2026

Megapolitan
25 Jul 2026

Metropolitan
27 Jul 2026