apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Internasional

Bom Bunuh Diri Guncang Kantor Polisi di Pakistan, 14 Orang Tewas dan Presiden Buka Suara

Togar PanjaitanDiterbitkan 3 Agu 2026 - 07.09 路 4 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bom Bunuh Diri Guncang Kantor Polisi di Pakistan, 14 Orang Tewas dan Presiden Buka Suara
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Sebuah serangan bom bunuh diri mengguncang area di luar kantor polisi di kota Kabal, Lembah Swat, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Peristiwa yang terjadi pada Minggu malam, 2 Agustus 2026 waktu setempat tersebut mengakibatkan sedikitnya 14 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Kejadian tragis ini berlangsung di wilayah yang berada dekat dengan perbatasan Afghanistan.

Ledakan dahsyat itu terjadi tepat di tengah kerumunan warga sipil yang sedang berkumpul untuk menggelar aksi unjuk rasa. Para demonstran tersebut menuntut agar pemerintah segera mengambil tindakan tegas guna mengatasi gelombang kekerasan yang terus meningkat di wilayah mereka. Menurut keterangan otoritas keamanan setempat, pelaku bom bunuh diri meledakkan bahan peledak yang dibawanya setelah sejumlah personel kepolisian berupaya menghentikan dan memeriksanya di pintu masuk kantor polisi.

Wakil Inspektur Jenderal Polisi Swat, Fida Hussain, mengonfirmasi bahwa selain korban tewas, sekurangnya 22 orang mengalami luka-luka akibat insiden ini. Para korban luka segera dievakuasi ke beberapa rumah sakit di kota terdekat, Saidu Sharif, guna mendapatkan penanganan medis darurat. Hingga saat ini, belum ada satu pun kelompok bersenjata yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut.

Baca Juga

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan, Tarif Flat Rp5.000 Hingga Oktober

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan, Tarif Flat Rp5.000 Hingga Oktober

Menanggapi peristiwa berdarah ini, Presiden Pakistan Asif Ali Zardari bersama Perdana Menteri Shehbaz Sharif langsung mengeluarkan pernyataan resmi. Keduanya mengutuk keras aksi bom bunuh diri tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mundur dalam menghadapi ancaman teror. Mereka menyatakan bahwa perjuangan Pakistan melawan terorisme akan terus berlanjut hingga ancaman tersebut sepenuhnya diberantas dari negara itu. Senada dengan hal tersebut, Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi juga mengecam keras serangan itu serta menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para korban.

Serangan di Lembah Swat ini menambah panjang daftar kekerasan bersenjata yang mengguncang Provinsi Khyber Pakhtunkhwa dalam beberapa waktu terakhir. Hanya tiga hari sebelum bom bunuh diri di Kabal, sebuah serangan menggunakan drone bermuatan bahan peledak menyasar pos pemeriksaan di Distrik Hangu, yang menewaskan 11 petugas polisi. Selain itu, pada akhir Juli lalu, sebuah serangan bom mobil di Distrik Tank menewaskan 27 tentara Pakistan, di mana kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) mengklaim bertanggung jawab atas aksi tersebut.

Berdasarkan data dari lembaga kajian Pakistan Institute for Conflict and Security Studies, eskalasi kekerasan di wilayah tersebut meningkat tajam. Sepanjang bulan Juli saja, tercatat sedikitnya 154 kematian terkait aksi terorisme di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa. Angka kematian ini melonjak drastis hingga lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan dengan data korban yang tercatat pada bulan Juni sebelumnya.

Baca Juga

Kapal Tenggelam Buat Warga Ngamuk, Batu Melayang-Benda Dibakar

Kapal Tenggelam Buat Warga Ngamuk, Batu Melayang-Benda Dibakar

Provinsi Khyber Pakhtunkhwa sendiri memiliki sejarah panjang konflik, di mana pemberontakan kelompok TTP terhadap pemerintah Pakistan telah berlangsung sejak tahun 2007. Lembah Swat dulunya merupakan salah satu basis pertahanan terkuat bagi TTP, sebelum akhirnya operasi militer besar-besaran pada tahun 2009 berhasil memukul mundur kelompok tersebut dari kawasan itu.

Ketegangan ini juga memicu perselisihan diplomatik di tingkat regional. Pemerintah Pakistan berulang kali menuduh pemerintahan Taliban di Afghanistan memberikan tempat perlindungan yang aman bagi kelompok-kelompok bersenjata yang merencanakan serangan lintas batas ke wilayah Pakistan. Namun, tuduhan tersebut dibantah keras oleh pihak Kabul. Hubungan kedua negara juga sempat memanas awal tahun ini setelah Pakistan melancarkan serangan udara ke wilayah Afghanistan, yang menurut laporan pemerintah Taliban dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menewaskan puluhan warga sipil.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

TerorismePakistanKhyber PakhtunkhwaBom Bunuh DiriLembah Swat

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap