apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Lingkungan

Birokrasi Penghasil Sampah di Tengah Ambisi Bandung Bebas Sampah

Nyaring AranDiterbitkan 26 Jul 2026 - 04.45 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Birokrasi Penghasil Sampah di Tengah Ambisi Bandung Bebas Sampah
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Kota Bandung tengah mengejar target ambisius pengurangan timbulan sampah hingga 250 ton per hari. Rencana Induk Sistem Pengelolaan Sampah 2024-2043 pun telah menegaskan visi Bandung Bebas Sampah dengan pendekatan ekonomi sirkular dan prinsip mengurangi, memakai ulang, serta mendaur ulang. Di atas kertas, komitmen itu tampak kokoh鈥攏amun di dalam lorong instansi pemerintahan, kebiasaan lama justru menghasilkan gunungan sampah baru yang selama ini luput dari perhatian.

Komisi I DPRD Kota Bandung mencium kontradiksi serius: di saat warga didorong memilah sampah dari sumbernya, sejumlah satuan kerja di lingkungan Pemerintah Kota masih mewajibkan penyerahan dokumen dalam dua format sekaligus, digital dan cetak. Praktik itu memaksa pencetakan ulang surat, laporan, dan arsip yang sejatinya telah memperoleh kekuatan hukum melalui tanda tangan elektronik atau sistem persuratan digital. Akibatnya, konsumsi kertas, tinta, dan perlengkapan administrasi melonjak tanpa memberi nilai tambah berarti pada kecepatan maupun mutu pelayanan publik.

Baca Juga

Ada 64 Hotspot Karhutla di Sumut, Paling Banyak di Karo

Ada 64 Hotspot Karhutla di Sumut, Paling Banyak di Karo

Ketua Komisi I, Radea Respati, menekankan bahwa kewajiban menyediakan hardcopy semestinya hanya berlaku untuk dokumen yang secara eksplisit diperintahkan oleh peraturan perundang-undangan. Menurutnya, mempertahankan budaya salinan fisik di tengah arus digitalisasi justru melahirkan pemborosan ganda: biaya pencetakan yang tak perlu sekaligus beban pengelolaan limbah yang kian membengkak. Lebih jauh, dualisme administrasi ini memperlambat langkah Bandung menjelma menjadi kota cerdas karena menghalangi integrasi data dan membiarkan mesin birokrasi menyedot energi lebih besar dari yang seharusnya.

Ironi itu bertambah tajam bila dihadapkan pada Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2018 yang secara tegas mengamanatkan pengurangan sampah dari sumber, sementara pemerintah daerah sepatutnya menjadi teladan. Belum lama ini Gubernur Jawa Barat menyerahkan penghargaan kepada Wali Kota Bandung atas kepemimpinan dalam pengelolaan sampah. Akan tetapi, Radea menilai apresiasi tersebut kurang tepat karena indikatornya tidak sepenuhnya mencerminkan realitas di lapangan: tata kelola persampahan di tubuh pemkot sendiri belum benar-benar baik jika tumpukan kertas administrasi terus diproduksi tanpa kendali. Kritik itu menggugah pertanyaan, sejauh mana target bebas sampah bisa tercapai bila penghasil limbah terbesar enggan berbenah dari rumah sendiri.

Baca Juga

September Diprediksi Puncak Karhutla, OMC dan Water Bombing Dimaksimalkan

September Diprediksi Puncak Karhutla, OMC dan Water Bombing Dimaksimalkan

Jalan keluar yang ditawarkan Komisi I bersifat sederhana tetapi memerlukan keberanian sistemik. Seluruh prosedur administrasi di lingkungan Pemkot Bandung harus dievaluasi agar kewajiban menyediakan softcopy dan hardcopy secara serempak dihapuskan. Kultur baru perlu ditanam: membiasakan diri mengonfirmasi kebutuhan sebelum mesin pencetak dihidupkan. Digitalisasi tidak boleh berhenti pada memindahkan berkas ke layar sambil mempertahankan budaya naskah tebal di atas meja; ia menuntut pemangkasan jejak kertas secara menyeluruh. Langkah itu diyakini mampu mengurangi volume sampah, menghemat anggaran, memperkuat integritas arsip digital, dan akhirnya menyelaraskan ritme birokrasi dengan nafas lingkungan yang selama ini diperjuangkan Kota Bandung.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bandungsampah kertasbirokrasidigitalisasipengurangan sampahKomisi I DPRD

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap