Turnamen esports bergengsi Games of the Future (GotF) MLBB 2026 akhirnya telah mencapai puncaknya. Babak grand final yang mempertemukan dua tim tangguh, ONIC dan Bigetron by Vitality (BTR), secara resmi digelar pada hari Minggu, 9 Agustus 2026. Pertandingan perebutan gelar juara yang sangat dinantikan ini diselenggarakan di Zhaksylyk Ushkempirov Martial Arts Palace yang berlokasi di Astana, Kazakhstan. Menggunakan format pertandingan best of five (Bo5), laga puncak ini berakhir dengan kemenangan bagi BTR yang sukses menundukkan ONIC dan keluar sebagai juara baru dalam turnamen tersebut.
Perjalanan kedua tim menuju babak grand final ini menyajikan kontras yang cukup menarik bagi para penggemar. Sebelum melangkah ke partai puncak, ONIC menunjukkan performa yang sangat dominan dengan menyapu bersih kemenangan 2-0 di seluruh empat pertandingan yang mereka jalani sebelumnya di turnamen GotF. Sebaliknya, Bigetron by Vitality harus melalui perjuangan yang lebih berliku. Pada babak perempat final melawan PRO Esports dan babak semifinal melawan Aurora Gaming, BTR selalu tertinggal terlebih dahulu di gim pertama sebelum akhirnya bangkit melakukan reverse sweep untuk mengamankan kemenangan dengan skor akhir 2-1.
Pada gim pertama babak grand final, BTR berhasil mematahkan tren negatif mereka yang selalu kalah di gim pertama selama babak playoff. BTR menurunkan komposisi pemain yang terdiri dari Gatotkaca (Finn), Barats (Shogun), Fanny (Nnael), Novaria (Moreno), dan Paquito (EMANN). Di kubu lawan, ONIC mengandalkan formasi Karrie (Kelra), Uranus (Lutpiii), Luo Yi (SANZ), Belerick (Kiboy), dan Hirara (Kairi). BTR berhasil menghancurkan base milik ONIC pada menit ke-18 lebih 10 detik dengan keunggulan 16 kills, sementara ONIC hanya mampu mengumpulkan 11 kills. Pemain BTR, Morenooo, yang menggunakan hero Novaria tampil gemilang dengan mencatatkan 4 kills, 8 assist, GPM (Gold Per Minute) sebesar 592, serta Kill Participation (KP) mencapai 75 persen.
Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Memasuki gim kedua, dominasi Bigetron by Vitality masih terus berlanjut. BTR kali ini memilih komposisi hero yang terdiri dari Novaria (Morenoo), Claude (EMANN), Hayabusa (Nnael), Uranus (Shogun), dan Rafaela (Finn). Sementara itu, ONIC mencoba merespons dengan susunan Harith (Kelra), Barats (Lutpiii), Valentina (SANZ), Mathilda (Kiboy), dan Kirara (Kairi). Laga gim kedua ini berhasil diselesaikan oleh BTR dengan menghancurkan base lawan pada menit ke-15 dan detik ke-39. Meskipun kedua tim sama-sama mencatatkan 12 kills, BTR tetap keluar sebagai pemenang. Finnn dinobatkan sebagai MVP pada gim kedua ini setelah mencatatkan performa luar biasa dengan 17 assist, 2 deaths, GPM 591, serta tingkat Kill Participation (KP) sempurna sebesar 100 persen.
Tertinggal dua gim tidak membuat ONIC menyerah begitu saja. Pada gim ketiga, tim berjuluk Landak Kuning ini bangkit dan memperpanjang napas mereka melalui permainan cepat yang hanya berlangsung selama 14 menit 13 detik. Dengan komposisi pilihan hero Brody (Kelra), Barats (Lutpiii), Pharsa (SANZ), Marcel (Kiboy), dan Hayabusa (Kairi), ONIC tampil sangat agresif dan mencatatkan perbedaan kills yang sangat mencolok, yaitu 18 berbanding 4 untuk keunggulan mereka. Kemenangan di gim ketiga ini memperkecil ketertinggalan ONIC menjadi 1-2. Namun, perjuangan ONIC harus terhenti di gim keempat setelah mereka dipaksa menyerah oleh BTR. Pertandingan berakhir dengan skor total 1-3 untuk kemenangan BTR.
Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Dengan hasil akhir tersebut, Bigetron by Vitality resmi dinobatkan sebagai juara baru Games of the Future MLBB 2026 dan berhak membawa pulang hadiah utama sebesar 315.000 dolar AS. Sementara itu, ONIC harus puas menempati posisi runner-up dan berhak atas hadiah sebesar 144.000 dolar AS. Di sisi lain, perebutan tempat ketiga mempertemukan Selangor Red Giants (SRG) dengan Aurora Gaming. Wakil asal Turkiye, Aurora Gaming, berhasil memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 0-2 untuk mengamankan peringkat ketiga, sedangkan Selangor Red Giants harus puas menyelesaikan turnamen dengan finis di posisi 4 besar.






