Belanja online saat ini telah menjadi kebiasaan sehari-hari bagi masyarakat di Indonesia. Metode belanja ini bahkan sudah menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan hidup mereka. Mulai dari produk fesyen, perawatan kulit atau skincare, aksesori, perlengkapan gadget, hingga alat tulis kini lebih sering dibeli secara online. Namun, di balik kepraktisan tersebut, banyak barang belanjaan tersebut yang ternyata memiliki bobot sangat ringan, yaitu kurang dari 300 gram.
Meskipun barang yang dikirimkan tergolong ringan, dalam proses pengiriman pelanggan sering kali dihadapkan pada kendala biaya. Pelanggan sering kali dikenakan tarif minimum dengan berat 1 kilogram oleh penyedia jasa logistik. Hal ini membuat biaya ongkos kirim menjadi tidak sebanding dengan berat aktual dari paket ringan yang dikirimkan. Banyak pelanggan mengeluh karena tarif pengiriman tetap dihitung untuk 1 kilogram yang dirasa kurang efisien, bahkan beberapa pelanggan menyebutnya seperti membayar angin atau bayar angin. Di sisi lain, banyak pula pelanggan yang sebenarnya tidak mengetahui berat asli dari paket yang akan mereka kirimkan.
Kondisi ini kemudian dijawab oleh Lion Parcel. Berdasarkan data internal dari Lion Parcel, banyak barang yang umum dikirim oleh masyarakat memang memiliki bobot di bawah 300 gram. Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, menyampaikan penjelasan mengenai fenomena pengiriman paket ringan ini dalam sebuah siaran pers tertulis yang dibuat pada Minggu, 9 Agustus 2026. Pihaknya mengidentifikasi berbagai jenis barang ringan yang kerap dikirimkan oleh masyarakat.
Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Dalam kategori fesyen dan aksesori misalnya, banyak produk yang memiliki berat di bawah 300 gram seperti hijab, kaus kaki, serta aksesori berupa kalung, gelang, anting, dan jepitan rambut. Tren belanja untuk produk kecantikan dan perawatan tubuh atau beauty and personal care saat ini juga didominasi oleh pembelian dalam jumlah satuan, sehingga bobot paketnya relatif ringan. Produk seperti serum, sunscreen, dan lipstik umumnya memiliki bobot di bawah 300 gram. Selain itu, perlengkapan gadget seperti charger, kabel data, baterai, case handphone, hingga jam tangan juga memiliki berat di bawah 300 gram. Begitu pula dengan dokumen seperti surat, invoice, berkas perusahaan, serta sebagian besar jenis buku yang sering dibeli secara online seperti buku saku atau buku tulis yang memiliki berat di bawah 300 gram.
Untuk mengatasi keluhan para pelanggan terkait biaya ongkos kirim paket ringan tersebut, Lion Parcel menawarkan sebuah solusi berupa layanan MINIPACK. Melalui layanan MINIPACK ini, pelanggan dapat menghemat biaya pengiriman karena tidak akan dikenakan tarif minimum 1 kilogram. Selain menawarkan ongkos kirim yang lebih hemat, layanan MINIPACK dari Lion Parcel ini juga tidak mengurangi kualitas layanan karena menawarkan kecepatan pengiriman yang setara dengan layanan reguler.
Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Sebagai contoh nyata dari penghematan yang ditawarkan, pengiriman paket dengan rute Jakarta menuju Makassar hanya dikenakan tarif sebesar Rp23.000 jika menggunakan layanan MINIPACK. Biaya ini terhitung hemat hingga 50 persen dibandingkan dengan layanan reguler yang mematok tarif sebesar Rp46.000 per kilogram. Contoh lainnya adalah untuk rute pengiriman Jakarta menuju Medan, di mana biaya pengiriman dengan MINIPACK hanya sebesar Rp18.000, yang berarti menghemat 50 persen dibandingkan dengan tarif layanan reguler yang sebesar Rp36.000. Melalui kehadiran layanan ini, pelanggan tidak perlu lagi merasa rugi akibat membayar tarif pengiriman untuk berat yang tidak semestinya.






